Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menyoroti kesiapan layanan katering bagi jemaah haji Indonesia di tengah tekanan inflasi yang melanda Arab Saudi. Dalam sidang komisi, ia menekankan bahwa kenaikan biaya hidup dan harga bahan makanan di Saudi dapat memengaruhi harga paket haji, terutama pada sektor katering yang menyediakan makanan bagi ribuan jamaah.
Singgih mengingatkan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa penyedia katering yang dipilih mampu menjaga kualitas makanan sekaligus menyesuaikan biaya agar tidak memberatkan calon jemaah. Ia juga menanyakan langkah-langkah yang telah diambil oleh Kementerian Agama serta kementerian terkait untuk memantau fluktuasi harga dan mengantisipasi dampaknya pada anggaran haji.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Evaluasi kontrak katering yang ada untuk menyesuaikan dengan kenaikan biaya bahan baku.
- Pengecekan kepatuhan standar kebersihan dan kualitas makanan.
- Pengawasan harga secara berkala agar tidak terjadi lonjakan tarif secara tiba-tiba.
- Koordinasi dengan pihak Saudi untuk memperoleh subsidi atau dukungan logistik.
Komisi VIII juga meminta transparansi dalam proses tender katering haji, termasuk publikasi dokumen penawaran dan penilaian teknis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan mengurangi potensi praktik korupsi.
Dengan inflasi yang terus menguat, para anggota DPR menegaskan pentingnya kebijakan yang responsif dan adaptif, sehingga biaya haji tetap terjangkau tanpa mengorbankan mutu layanan.




