Tampil Percaya Diri di Tengah Tekanan, SMAN 1 Cibitung Raih Juara 2 LKBB BSI Flash 2026
Tampil Percaya Diri di Tengah Tekanan, SMAN 1 Cibitung Raih Juara 2 LKBB BSI Flash 2026

Tampil Percaya Diri di Tengah Tekanan, SMAN 1 Cibitung Raih Juara 2 LKBB BSI Flash 2026

Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Tim Baris-Berbaris SMAN 1 Cibitung berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih posisi kedua pada Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) yang diselenggarakan dalam rangka BSI Flash 2026. Ajang bergengsi ini digelar di kompleks olahraga Bekasi dan diikuti oleh puluhan sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia.

Persiapan tim dimulai sejak awal tahun ajaran dengan latihan intensif yang meliputi koordinasi langkah, disiplin barisan, serta penanganan stres kompetisi. Pelatih utama, Bapak Hadi Susanto, menekankan pentingnya mental yang tangguh serta rasa kebersamaan di antara para anggota.

Ketika hari perlombaan tiba, suasana kompetisi terasa sangat kompetitif. Tim SMAN 1 Cibitung tampil dengan seragam rapi, langkah mantap, dan ekspresi wajah yang tenang meski berada di bawah sorotan juri dan penonton. Berikut beberapa momen penting yang menandai penampilan mereka:

  • Awal parade: Formasi segitiga yang simetris memukau penonton.
  • Latihan kecepatan: Tim menyelesaikan lintasan 200 meter dalam waktu 18,3 detik, menempati urutan ketiga tercepat.
  • Koordinasi gerakan simultan: Gerakan tangan dan kaki dilakukan serempak tanpa jeda, menunjukkan tingkat latihan yang tinggi.
  • Penanganan tekanan: Pada putaran terakhir, ketika suara sorak meningkat, tim tetap menjaga ritme tanpa kesalahan.

Keputusan juri menempatkan SMAN 1 Cibitung pada peringkat dua, di belakang tim SMA Negeri 3 Surabaya yang meraih juara pertama. Nilai akhir tim Cibitung mencapai 87,5 poin, hanya selisih 1,2 poin dari juara.

Reaksi dari pihak sekolah sangat antusias. Kepala Sekolah, Ibu Siti Nurhaliza, menyampaikan, “Prestasi ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kepercayaan diri, siswa kami mampu bersaing di level nasional. Kami bangga dan akan terus mendukung kegiatan ekstrakurikuler yang mengasah karakter.” Sementara itu, anggota tim, Rudi Hartono, menuturkan, “Saat berada di tengah tekanan, kami saling menguatkan. Kepercayaan diri kami tumbuh karena latihan bersama dan dukungan guru serta orang tua.”

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk meningkatkan program baris-berbaris serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pelajar.