Viral: Video Tentara Iran Sita Kapal di Selat Hormuz, IRGC Naik Kapal Bawa Senjata
Viral: Video Tentara Iran Sita Kapal di Selat Hormuz, IRGC Naik Kapal Bawa Senjata

Viral: Video Tentara Iran Sita Kapal di Selat Hormuz, IRGC Naik Kapal Bawa Senjata

Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) baru-baru ini merilis sebuah rekaman video yang menampilkan pasukan mereka menyita sebuah kapal kontainer di Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Dalam video berdurasi sekitar dua menit, terlihat sekelompok tentara IRGC mengenakan seragam lengkap dan perlengkapan taktis, mendekati kapal, memaksa awak kapal keluar, lalu menurunkan senjata berat ke atas dek kapal yang direbut.

Kapal kontainer tersebut merupakan salah satu dari dua kapal yang tengah melintas pada hari itu. Identitas kapal belum diungkap secara resmi, namun sumber-sumber maritim memperkirakan kapal tersebut berlayar dengan muatan umum dan terdaftar di bawah bendera negara lain. Setelah penyerbuan, IRGC menempatkan beberapa unit bersenjata, termasuk meriam anti‑kapal dan senapan mesin, di atas dek sebelum meninggalkan lokasi.

Insiden ini memicu keprihatinan internasional karena Selat Hormuz merupakan titik bottleneck penting bagi perdagangan minyak dunia; diperkirakan sekitar 20% produksi minyak global melewati selat tersebut setiap harinya. Penahanan kapal oleh militer Iran menambah ketegangan yang telah lama ada antara Tehran dan negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, yang menuduh Iran mengganggu kebebasan navigasi.

Berikut rangkaian kronologis singkat yang dapat disimpulkan dari video dan laporan saksi:

  • 09:15 WIB – Kapal kontainer melintasi Selat Hormuz menuju Laut Arab.
  • 09:22 WIB – Unit IRGC muncul di sekitar 2 mil laut dari kapal, menggunakan perahu cepat.
  • 09:25 WIB – Pasukan IRGC menembakkan peringatan, meminta kapal berlabuh.
  • 09:30 WIB – Awak kapal dipaksa turun, kapal disita, dan senjata dipasang di dek.
  • 09:45 WIB – IRGC meninggalkan kapal, meninggalkan awak kapal di pulau terdekat.

Pihak berwenang Iran menyatakan tindakan tersebut sebagai upaya menegakkan kedaulatan wilayah perairan nasional dan mencegah penyelundupan senjata. Sementara itu, perwakilan negara-negara Barat menilai aksi ini sebagai pelanggaran hukum internasional dan menyerukan agar kapal tersebut segera dibebaskan.

Keberadaan video di media sosial memperkuat persepsi publik bahwa ketegangan di kawasan Teluk Persia semakin meningkat. Video tersebut telah menjadi viral, memperoleh jutaan tampilan dalam hitungan jam, dan menimbulkan perdebatan sengit mengenai keamanan jalur pelayaran serta potensi eskalasi militer di wilayah tersebut.