Drama Klasemen Liga Indonesia: Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Persija Terancam Degradasi
Drama Klasemen Liga Indonesia: Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Persija Terancam Degradasi

Drama Klasemen Liga Indonesia: Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Persija Terancam Degradasi

Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Musim 2025/2026 BRI Super League semakin memanas menjelang pekan akhir. Setelah 32 pertandingan, persaingan di puncak klasemen semakin ketat, sementara zona degradasi menjadi medan pertempuran sengit bagi beberapa klub yang berjuang menghindari jatuh ke divisi lebih rendah.

Posisi Puncak: Persib Bandung dan Borneo FC Salip Persija

Persib Bandung memimpin klasemen dengan 71 poin, mengungguli Borneo FC yang berada satu poin di belakang (70 poin). Kedua tim mencatatkan performa impresif di laga terakhir; Persib menang dramatis atas Persija Jakarta, sementara Borneo FC mengalahkan Bali United dengan skor 2-1. Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 68 poin, selisih tiga poin dari pemuncak. Persib dan Borneo FC menunjukkan konsistensi baik di pertandingan kandang maupun tandang, didukung oleh serangan tajam Adam Alis dan Mariano Peralta yang masing‑masing menyumbang delapan gol.

Pertarungan Papan Bawah: Perang Batin Antara Persik Kediri dan Dewa United

Di sisi lain, zona degradasi semakin rapat. Persik Kediri (28 poin) berada di urutan terakhir, diikuti oleh PSIS Semarang (26 poin) dan Dewa United (24 poin). Persiraja Banda Aceh (22 poin) serta Persikabo 1973 (20 poin) juga berjuang keras untuk mengamankan poin penting. Pada pekan ke‑33, tiga tim ini menjadwalkan laga melawan lawan yang berada di zona aman, menjadikan setiap pertandingan menjadi krusial untuk menghindari tiga tempat terendah klasemen.

Pemain Kunci dan Statistik Menonjol

Beberapa pemain menjadi sorotan utama. Adam Alis (Persib) kembali menorehkan gol penting melawan Persija, sementara Mariano Peralta (Borneo FC) mencatatkan dua gol dalam kemenangan melawan Bali United. Di sisi lain, Rizky Ridho (Persija) mengakui kekurangan mental tim setelah kekalahan 1-2 dari Persib, menambah tekanan pada manajer Ardhi Tjahjoko untuk memperbaiki performa.

Pencetak gol terbanyak musim ini masih dipimpin oleh David da Silva (Borneo FC) dengan 16 gol, diikuti Erwin Ramdani (Persib) dengan 14 gol, dan Hary Prasetyo (Persija) dengan 13 gol. Statistik clean sheet menunjukkan kiper Dewa United, Sonny Stevens, berhasil menjaga gawangnya tetap aman dalam 10 pertandingan, menempati posisi teratas dalam kategori tersebut.

Klasemen Lengkap (Top 5 & Bottom 5)

Posisi Tim Poin
1 Persib Bandung 71
2 Borneo FC 70
3 Persija Jakarta 68
4 PSM Makassar 66
5 Persita Tangerang 64
Posisi Tim Poin
18 Persik Kediri 28
17 PSIS Semarang 26
16 Dewa United 24
15 Persiraja Banda Aceh 22
14 Persikabo 1973 20

Dengan hanya dua pekan tersisa, persaingan di puncak klasemen diprediksi akan berakhir dengan selisih poin tipis antara Persib dan Borneo FC. Kedua tim sama-sama mengincar gelar juara, sementara Persija harus meningkatkan konsistensinya untuk tetap berada dalam zona aman. Di zona bawah, tiga tim terburuk harus mengumpulkan poin maksimal dalam dua laga terakhir untuk menghindari tiga tempat terendah yang berujung relegasi.

Secara keseluruhan, BRI Super League musim ini menunjukkan intensitas yang tinggi, dengan setiap laga memberikan dampak signifikan pada posisi klasemen. Penggemar sepakbola Indonesia dapat menantikan drama akhir pekan yang menegangkan, di mana setiap gol, setiap kartu, dan setiap keputusan taktik dapat menentukan nasib klub-klub besar dan kecil di papan atas maupun bawah klasemen.