Drama Millonarios vs São Paulo: Persaingan Grup C Copa Sul-Americana Memanas Menjelang Babak 8 Besar
Drama Millonarios vs São Paulo: Persaingan Grup C Copa Sul-Americana Memanas Menjelang Babak 8 Besar

Drama Millonarios vs São Paulo: Persaingan Grup C Copa Sul-Americana Memanas Menjelang Babak 8 Besar

Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Turnamen Copa Sul-Americana 2026 semakin memanas pada pekan terakhir fase grup, khususnya di Grup C yang menampilkan duel antara São Paulo (Brasil) dan Millonarios (Kolombia). Kedua tim bersaing ketat untuk mengamankan tiket langsung ke babak delapan besar, sementara rival lain, Boston River (Uruguay), berjuang menghindari eliminasi.

Situasi São Paulo di Grup C

São Paulo memimpin grup dengan sembilan poin, mencatat rekor pertahanan terbaik: hanya satu gol kebobolan dalam lima pertandingan. Tim tricolor menjuarai grup berkat kemenangan melawan O’Higgins (2‑0) dan hasil imbang tanpa gol melawan Millonarios di laga tandang. Namun, performa di kompetisi domestik tidak seimbang. Di Brasileirão, São Paulo mencatat delapan laga tanpa kemenangan, memaksa pelatih Dorival Júnior kembali menggantikan Roger Machado pada akhir April.

Serangkaian hasil buruk – kekalahan melawan Corinthians (3‑2), Juventude (3‑1) dan Fluminense (2‑1) serta dua imbang melawan Millonarios dan Botafogo – menempatkan São Paulo di posisi keempat dengan 25 poin. Meski berada di zona empat besar, tekanan untuk kembali ke jalur Liga Champions semakin besar.

Millonarios: Ancaman Dari Kolombia

Millonarios berada di urutan kedua dengan delapan poin, selisih satu poin dari São Paulo. Tim asal Bogotá menampilkan serangan yang tajam, termasuk kemenangan dramatis 4‑2 atas Boston River di Montevideo, di mana Marcelo Hornos mencetak gol kepala pada menit ke‑18. Namun, pada laga terakhir melawan São Paulo, Millonarios berhasil menahan serangan tricolor, menghasilkan imbang 1‑1 yang menambah tekanan pada Dorival Júnior untuk memastikan kemenangan di laga berikutnya.

Boston River dan Dampak Resesi Zaman

Boston River masuk fase grup dengan hanya tiga poin, semua berasal dari kemenangan 3‑2 melawan O’Higgins. Kekalahan beruntun di empat laga pertama, termasuk kekalahan telak 4‑2 melawan Millonarios, menempatkan mereka di posisi terendah grup. Pertandingan melawan São Paulo pada 26 Mei menjadi kesempatan terakhir untuk mengumpulkan poin dan menghindari eliminasi.

Masalah Internal São Paulo: Cedera dan Pergantian Pemain

Tim tricolor tidak hanya berhadapan dengan tekanan kompetitif, tetapi juga masalah internal. Penyerang utama Luciano, yang mencetak gol penentu melawan Botafogo, terancam absen karena kartu kuning ketiga dan cedera pergelangan kaki. Di lini pertahanan, situasi semakin rumit setelah zaggier Dória mengajukan resesi kontrak karena ancaman digital dan masalah keluarga. Pelatih Dorival Júnior mengungkapkan kekecewaannya, menyatakan bahwa kehilangan Dória memperparah krisis pilihan zaga, terutama mengingat Rafael Tolói juga absen karena cedera hamstring.

Selain itu, Sabino harus meninggalkan lapangan pada babak pertama melawan Botafogo karena nyeri otot posterior paha kanan, meninggalkan São Paulo dengan hanya dua zaga utama untuk laga melawan Boston River.

Strategi Dorival Júnior Menjelang Laga Penentu

Dorival Júnior menegaskan perlunya “malandragem” atau kecerdikan taktis untuk mengatasi keterbatasan skuad. Dengan lini serang yang masih mengandalkan Luciano, tetapi menghadapi kemungkinan absen, pelatih diperkirakan akan mengoptimalkan peran Danielzinho dalam mengatur alur permainan tengah serta memanfaatkan kecepatan Wendell di sisi kiri. Pertahanan diharapkan akan beralih pada formasi tiga bek dengan Alan Franco dan Osório sebagai pilihan utama.

Jika São Paulo berhasil mengamankan tiga poin melawan Boston River, mereka akan mengunci posisi pertama grup dengan 12 poin, menghindari kemungkinan tumpang tindih dengan Mill Millonarios dan menjamin tiket langsung ke fase knockout. Sebaliknya, kegagalan meraih kemenangan dapat membuka peluang Millonarios untuk melampaui mereka, mengingat perbedaan poin yang tipis.

Kesimpulan

Konfrontasi antara São Paulo dan Millonarios di Grup C Copa Sul-Americana 2026 mencerminkan dinamika dua tim yang berada di puncak kompetisi, namun dengan tantangan berbeda. São Paulo harus menyeimbangkan tekanan di panggung internasional dengan krisis domestik dan kekurangan pemain, sementara Millonarios berusaha memanfaatkan peluang untuk melampaui pemimpin grup. Pertandingan melawan Boston River pada 26 Mei menjadi titik krusial bagi São Paulo untuk menegaskan dominasi mereka dan melangkah ke fase delapan besar dengan keyakinan penuh.