Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Musim 2025-2026 Saudi Pro League kembali menjadi sorotan dunia setelah serangkaian peristiwa penting mengguncang papan atas sepakbola Timur Tengah. Di satu sisi, mantan pelatih Porto, Sergio Conceicao, resmi mengakhiri kontrak dengan Al‑Ittihad usai gagal menyaingi Al‑Nassr yang dipimpin Cristiano Ronaldo. Di sisi lain, bintang Liverpool, Mohamed Salah, mengungkapkan bahwa keputusan masa depannya akan ditentukan setelah Piala Dunia 2026, dengan liga Saudi menjadi salah satu opsi utama. Sementara itu, laporan Forbes menegaskan bahwa Ronaldo kembali memimpin daftar atlet berpenghasilan tertinggi, sebagian besar berasal dari gaji di Al‑Nassr.
Kepergian Sergio Conceicao dari Al‑Ittihad
Sergio Conceicao, yang menandatangani kontrak satu tahun dengan Al‑Ittihad pada pertengahan 2024, memutuskan mengakhiri hubungan kerja secara mutual pada akhir Mei 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tim Jeddah selesai di posisi kelima dengan 55 poin, terpaut 31 poin dari juara Al‑Nassr. Selama 42 pertandingan di semua kompetisi, Conceicao hanya berhasil mengamankan 22 kemenangan, sementara penurunan performa tim dipicu oleh kepergian kapten Karim Benzema ke rival domestik Al‑Hilal pada bursa transfer musim dingin.
Selain kegagalan meraih gelar, Al‑Ittihad juga tersingkir di fase perempat AFC Champions League Elite setelah kalah dari Machida Zelvia (Jepang). Situasi internal yang tidak stabil dan perubahan skuad yang signifikan memperparah tekanan pada pelatih asal Portugal itu.
Mohamed Salah dan Pilihan Masa Depan
Setelah menutup karier gemilangnya bersama Liverpool dengan penampilan melawan Brentford, Mohamed Salah masih belum menentukan langkah berikutnya. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan bahwa keputusan akan ditunda hingga selesai Piala Dunia 2026, kecuali ada tawaran menarik yang muncul lebih cepat. Salah menegaskan bahwa Saudi Pro League adalah salah satu destinasi yang paling sering dikaitkan dengan namanya, bersamaan dengan kemungkinan bergabung ke MLS.
“Saya masih menilai segala opsi. Saya memiliki waktu sekarang. Saya akan pergi ke Piala Dunia, lalu semuanya akan menjadi jelas. Jika ada peluang bagus sebelum itu, saya akan memutuskan, dan jika tidak, saya akan membuat keputusan setelah Piala Dunia,” ujar Salah.
Ronaldo Kembali Kuasai Daftar Penghasilan Tertinggi
Daftar Forbes 2026 menegaskan bahwa Cristiano Ronaldo kembali menempati puncak sebagai atlet berpenghasilan tertinggi, dengan total pendapatan sekitar $300 juta (sekitar Rp 2.500 kri). Sebagian besar, $235 juta, berasal dari kontrak dengan Al‑Nassr, sementara sisanya berasal dari sponsor dan usaha bisnis. Keberhasilan finansial Ronaldo menambah daya tarik Liga Saudi, yang kini menjadi magnet bagi pemain bintang dunia.
Berikut ringkasan perbandingan poin tim utama di klasemen akhir musim:
| Tim | Poin | Selisih dari Juara |
|---|---|---|
| Al‑Nassr | 86 | 0 |
| Al‑Hilal | 78 | 8 |
| Al‑Qadsiah | 73 | 13 |
| Al‑Ittihad | 55 | 31 |
Dampak pada Strategi Manajerial dan Transfer
Kepergian Conceicao membuka peluang bagi manajemen Al‑Ittihad, yang dipimpin oleh CEO Domingos Soares de Oliveira, untuk melakukan pencarian pelatih berprofil tinggi yang dapat mengembalikan ambisi gelar klub. Di sisi lain, rumor mengenai kedatangan Salah ke Saudi Pro League semakin menguat, mengingat klub-klub seperti Al‑Nassr dan Al‑Hilal memiliki daya tarik finansial yang tidak dapat diabaikan.
Jika Salah memutuskan bergabung, kemungkinan besar ia akan menambah nilai komersial liga, terutama dalam hal penjualan merchandise dan hak siar internasional. Keputusan ini juga dapat memicu kompetisi lebih ketat antara klub-klub elit Saudi untuk mengamankan bintang-bintang dunia, menambah intensitas persaingan di musim mendatang.
Secara keseluruhan, dinamika ini menandai babak baru bagi Saudi Pro League, di mana kombinasi antara ambisi manajerial, investasi pemain kelas dunia, dan eksposur global menjanjikan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan kepergian Conceicao, potensi kepindahan Salah, dan dominasi finansial Ronaldo, liga ini berada pada persimpangan penting yang akan menentukan arah sepakbola Timur Tengah di era modern.




