Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Jalan menuju pekan terakhir Super League 2025/2026 semakin memanas. Dua agenda utama menanti para suporter: penentuan juara dan pertarungan sengit di zona degradasi. Persib Bandung, yang kini memimpin klasemen dengan 78 poin, hampir mengukir sejarah hattrick juara Liga Indonesia (Liga 1, Super League, dan Piala Indonesia). Sementara itu, Persis Solo berada di ambang tersingkir bersama PSBS Biak dan Semen Padang yang sudah dipastikan turun.
Persib Bandung di Garis Finish
Dengan 24 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan, Persib mengumpulkan 78 poin. Lawan terdekatnya, Borneo FC Samarinda, menempel dengan 76 poin. Jika kedua tim berakhir dengan poin yang sama, Persib tetap berhak atas gelar berkat selisih head‑to‑head yang lebih baik.
Pertandingan penentu juara akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api melawan Persijap Jepara. Hanya satu poin tambahan yang diperlukan untuk mengamankan gelar, namun kegagalan meraih poin penuh dapat membuka peluang Borneo FC merebut trofi.
Zona Degradasi: Persis Solo vs. Madura United
Di bagian bawah klasemen, tiga tim terancam turun: PSBS Biak (30 poin), Semen Padang (29 poin), dan satu tim lagi yang belum pasti. Persis Solo berada di posisi ke‑16 dengan 31 poin, sementara Madura United menempati posisi ke‑15 dengan 32 poin, berada di batas zona aman.
Jadwal krusial bagi kedua tim:
- Madur United menjamu PSM Makassar pada Jumat, 22 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Kemenangan akan mengamankan posisi di atas zona degradasi.
- Persis Solo harus menjuarai Persita Tangerang pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Banten International Stadium. Kemenangan mutlak diperlukan, dan Persis harus mengandalkan kekalahan Madura United untuk lolos.
Jika Madura United menang, Persis Solo otomatis terdegradasi. Sebaliknya, jika Madura United kalah dan Persis Solo mengamankan tiga poin, maka Persis dapat bertahan meski tetap berada di peringkat 16.
Data Poin Terbaru
| Klub | Poin | Posisi |
|---|---|---|
| Persib Bandung | 78 | 1 |
| Borneo FC | 76 | 2 |
| Persija Jakarta | 68 | 3 |
| Persis Solo | 31 | 16 |
| Madura United | 32 | 15 |
| PSBS Biak | 30 | 17 |
| Semen Padang | 29 | 18 |
Prediksi Akhir Musim
Berbagai analis memperkirakan Persib Bandung akan menutup musim dengan gelar juara, mengingat keunggulan poin dan faktor kandang yang kuat. Borneo FC masih memiliki peluang, namun harus mengandalkan kegagalan Persib di laga penutup.
Di zona degradasi, semua mata tertuju pada hasil pertandingan Madura United vs. PSM Makassar. Kemenangan Laskar Sape Kerrab akan menyelamatkan mereka, sementara Persis Solo akan bergantung pada hasil tersebut serta kemenangan mereka sendiri. Dengan kondisi tersebut, tim yang paling berisiko terdegradasi selain PSBS Biak dan Semen Padang adalah Persis Solo, terutama bila Madura United mengamankan tiga poin.
Selain itu, tim juara Liga 2 yang akan naik ke Super League musim depan turut menambah dinamika kompetisi. Klub peraih gelar Liga 2 diprediksi akan menjadi pesaing baru yang menantang posisi klub-klub yang berada di zona aman.
Dengan jadwal yang terbagi hanya dalam dua hari, Jumat (22/5) dan Sabtu (23/5), hampir seluruh pertandingan akan digelar serentak untuk menjaga keadilan kompetisi. Kedua hari tersebut menjadi titik krusial bagi seluruh klub, baik yang mengejar gelar maupun yang berjuang menghindari degradasi.
Kesimpulannya, pekan penutup Super League 2025/2026 tidak hanya akan menentukan siapa yang mengangkat trofi juara, tetapi juga menuliskan nasib tiga tim yang akan turun ke kasta berikutnya. Persib Bandung berada di jalur cepat menuju sejarah, sementara Persis Solo harus menyiapkan strategi matang untuk menghindari nasib terpuruk.




