Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 92,67% dan Catatan 6,4 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 92,67% dan Catatan 6,4 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 92,67% dan Catatan 6,4 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengumumkan bahwa pembangunan LRT Jakarta fase 1B, yang menghubungkan area Velodrome hingga Manggarai, telah mencapai tingkat kemajuan sebesar 92,67 persen pada pekan pertama bulan Mei 2026. Pencapaian ini menandai hampir selesainya segmen penting jaringan LRT yang direncanakan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga Jakarta.

Sejak dimulainya proyek, total jam kerja yang tercatat mencapai 6,4 juta jam. Jakpro menegaskan bahwa selama periode tersebut tidak terjadi satu pun kecelakaan kerja, menyoroti keberhasilan penerapan standar keselamatan dan prosedur kerja yang ketat.

Berikut beberapa data penting terkait progres dan keamanan proyek:

  • Persentase penyelesaian: 92,67% pada awal Mei 2026.
  • Total jam kerja: 6,4 juta jam sejak peluncuran proyek.
  • Catatan kecelakaan kerja: Nol kecelakaan selama seluruh periode kerja.
  • Ruang lingkup fase 1B: Pembangunan lintasan dari Velodrome ke Manggarai, termasuk stasiun, jalur rel, dan sistem kelistrikan.

Keberhasilan ini diharapkan dapat mempercepat peluncuran layanan LRT fase 1B, yang diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir 2026. Pengoperasian LRT ini diharapkan dapat mengalihkan sebagian besar penumpang kendaraan pribadi ke moda transportasi massal, sehingga mengurangi beban kemacetan di jalan raya.

Jakpro menambahkan bahwa pengawasan ketat terhadap standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama hingga proyek selesai. Tim manajemen proyek secara rutin melakukan inspeksi lapangan, pelatihan keselamatan bagi pekerja, serta pemantauan penggunaan peralatan kerja yang memenuhi standar internasional.

Dengan progres yang mendekati selesai dan catatan keselamatan yang bersih, proyek LRT Jakarta fase 1B menjadi contoh keberhasilan implementasi infrastruktur transportasi yang mengedepankan keamanan kerja serta efisiensi waktu.