Dubes Palestina Ucapkan Terima Kasih atas Sambutan Kepulangan WNI yang Ditahan Israel
Dubes Palestina Ucapkan Terima Kasih atas Sambutan Kepulangan WNI yang Ditahan Israel

Dubes Palestina Ucapkan Terima Kasih atas Sambutan Kepulangan WNI yang Ditahan Israel

Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Indonesia kembali menjadi sorotan internasional setelah sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 berhasil kembali ke tanah air pada Minggu lalu. Mereka sempat ditahan oleh otoritas Israel selama beberapa minggu, namun kini telah tiba dengan selamat berkat upaya diplomatik Indonesia.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengonfirmasi bahwa seluruh anggota tim GSF 2.0 telah diterima kembali di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta. Ia menegaskan bahwa proses repatriasi berlangsung lancar berkat koordinasi intensif antara kementerian luar negeri, kedutaan besar, serta pihak berwenang Israel.

Setelah kedatangan mereka, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Nama Duta, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah Indonesia serta seluruh rakyat Indonesia. Dalam pernyataannya, duta menekankan:

  • Penghargaan atas dukungan logistik dan diplomatik yang diberikan selama proses penahanan.
  • Pengakuan atas solidaritas masyarakat Indonesia yang secara luas menyuarakan kepedulian terhadap nasib para WNI.
  • Harapan bahwa kerja sama bilateral ini akan terus memperkuat ikatan persahabatan antara kedua negara.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan kepentingan warga kami, serta kepada rakyat Indonesia yang selalu memberikan dukungan moral,” ujar duta dalam konferensi pers singkat.

Keberhasilan repatriasi ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam isu‑isu kemanusiaan di tingkat internasional. Misi Global Sumud Flotilla 2.0 sendiri bertujuan mengirim bantuan medis dan material kepada warga Palestina yang terdampak konflik, serta menyoroti pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi.

Langkah selanjutnya, menurut Menteri Sugiono, akan difokuskan pada evaluasi hasil misi serta upaya meningkatkan koordinasi dengan negara‑negara mitra dalam rangka memfasilitasi bantuan kemanusiaan yang lebih efektif di masa mendatang.