Dubes Uni Eropa Puji Pemerintahan Prabowo atas Penyelesaian CEPA
Dubes Uni Eropa Puji Pemerintahan Prabowo atas Penyelesaian CEPA

Dubes Uni Eropa Puji Pemerintahan Prabowo atas Penyelesaian CEPA

Frankenstein45.Com – 08 Mei 2026 | Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, menyampaikan pujian kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas tercapainya kesepakatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Uni Eropa dan Indonesia. Chaibi menilai proses negosiasi yang selesai dalam waktu singkat sebagai bukti kepemimpinan yang kuat dan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra Eropa.

CEPA, yang awalnya dibuka pembicaraan pada 2020, mencakup liberalisasi perdagangan barang, peningkatan akses pasar jasa, serta kerja sama di bidang standar regulasi, hak kekayaan intelektual, dan keberlanjutan lingkungan. Menurut Chaibi, penyelesaian CEPA akan membuka peluang bagi lebih dari 150 perusahaan Indonesia untuk menembus pasar Uni Eropa yang memiliki daya beli tinggi.

Pemerintahan Prabowo menegaskan bahwa kesepakatan ini selaras dengan agenda percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan diversifikasi pasar ekspor. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa CEPA diharapkan dapat menambah sekitar US$2 miliar pada total perdagangan tahunan antara kedua belah pihak dalam lima tahun ke depan.

Berikut adalah gambaran nilai perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir:

Tahun Nilai Perdagangan (USD Miliar)
2018 13,2
2019 13,8
2020 13,5
2021 14,1
2022 14,7

Para pakar ekonomi menilai bahwa CEPA tidak hanya akan meningkatkan volume perdagangan, tetapi juga mendorong transfer teknologi dan standar produksi yang lebih tinggi. Prof. Dr. Ahmad Ridwan, ekonom senior Universitas Indonesia, menyebutkan bahwa harmonisasi regulasi dapat mengurangi biaya non-tarif bagi eksportir Indonesia.

Sementara itu, kelompok industri domestik menyambut baik peluang pasar baru, namun mengingatkan perlunya dukungan kebijakan dalam peningkatan kapasitas produksi dan kepatuhan standar kualitas Eropa. Asosiasi Produsen Tekstil Indonesia (APTI) mengajukan usulan pelatihan khusus untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Dalam pernyataannya, Chaibi menegaskan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan dan menantikan implementasi CEPA yang cepat dan efektif. Ia juga menambahkan bahwa Uni Eropa siap memberikan bantuan teknis bagi Indonesia dalam menyesuaikan regulasi produk, khususnya di sektor pertanian dan manufaktur.

Pemerintahan Prabowo berkomitmen untuk menindaklanjuti kesepakatan ini dengan mempercepat proses ratifikasi di parlemen serta mengoptimalkan sinergi antar kementerian terkait.