Jelang Idul Adha, Pemprov Sulawesi Selatan Perketat Pengendalian Harga Pangan
Jelang Idul Adha, Pemprov Sulawesi Selatan Perketat Pengendalian Harga Pangan

Jelang Idul Adha, Pemprov Sulawesi Selatan Perketat Pengendalian Harga Pangan

Frankenstein45.Com – 08 Mei 2026 | Menjelang Hari Besar Idul Adha 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meningkatkan upaya pengendalian harga pangan guna menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Gubernur Sulsel menegaskan bahwa fluktuasi harga komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging dapat mengganggu persiapan umat dalam menyambut hari raya. Oleh karena itu, dinas terkait bersama Badan Pengawas Harga dan Perdagangan (BPHP) melakukan pemantauan intensif di pasar tradisional, pasar modern, serta titik penjualan grosir di seluruh kabupaten dan kota.

Langkah-langkah utama yang diterapkan antara lain:

  • Penetapan batas maksimal harga jual sementara untuk komoditas strategis selama periode Idul Adha.
  • Pengiriman pasokan tambahan dari gudang provinsi ke daerah yang mengalami kelangkaan atau kenaikan harga.
  • Peningkatan frekuensi inspeksi lapangan oleh petugas BPHP untuk mendeteksi praktik penimbunan atau spekulasi.
  • Pemberian sanksi administratif hingga denda bagi pedagang yang melanggar ketentuan harga.

Selain itu, pemerintah provinsi juga bekerja sama dengan asosiasi petani dan pedagang untuk menyelaraskan rantai distribusi, sehingga barang dapat mengalir secara optimal dari sumber produksi ke konsumen akhir.

Untuk mendukung transparansi, data harga harian dipublikasikan melalui portal resmi Pemprov Sulsel serta aplikasi mobile yang dapat diakses oleh masyarakat secara gratis. Dengan informasi yang terbuka, diharapkan konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas dan menghindari penipuan harga.

Upaya pengendalian ini diharapkan dapat menstabilkan pasar, menurunkan beban biaya hidup, serta menciptakan suasana Idul Adha yang lebih meriah dan damai bagi warga Sulawesi Selatan.