Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalita Situmorang, mengungkapkan bahwa Bank Indonesia (BI) masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) selama nilai tukar rupiah berada di bawah tekanan, khususnya bila berada di atas level Rp 18.200 per dolar Amerika Serikat.
Berikut rangkuman faktor‑faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam keputusan kenaikan BI‑Rate:
- Nilai tukar rupiah: Jika kurs tetap berada di atas Rp 18.200/USD, risiko inflasi impor meningkat.
- Inflasi konsumen: Data inflasi yang menunjukkan tren naik akan memperkuat argumen bagi kenaikan suku bunga.
- Arus modal: Penarikan dana asing dapat memperlemah likuiditas pasar uang domestik.
- Pertumbuhan ekonomi: Kenaikan suku bunga harus seimbang dengan kebutuhan menjaga laju pertumbuhan PDB.
Berikut data historis singkat tentang hubungan antara nilai tukar dan suku bunga acuan dalam tiga tahun terakhir:
| Tahun | BI‑Rate (%) | Rupiah/USD (rata‑rata) |
|---|---|---|
| 2022 | 3,75 | 14.800 |
| 2023 | 5,00 | 15.600 |
| 2024 (H1) | 6,00 | 17.900 |
Data di atas menunjukkan bahwa setiap kali nilai tukar mendekati atau melampaui ambang Rp 18.200, BI cenderung meningkatkan suku bunga untuk menahan tekanan inflasi. Jika tren ini berlanjut, kemungkinan besar otoritas moneter akan menambah suku bunga lagi pada pertemuan selanjutnya.
Namun, kenaikan suku bunga tidak lepas dari risiko memperlambat aktivitas ekonomi. Tingginya biaya pinjaman dapat menurunkan investasi bisnis dan konsumsi rumah tangga. Oleh karena itu, keputusan BI akan mempertimbangkan keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
Hosianna Evalita Situmorang menekankan pentingnya kebijakan yang responsif namun terukur. “Kita harus siap dengan kemungkinan kenaikan lebih lanjut, namun tetap mengawasi indikator‑indikator fundamental seperti inflasi inti dan neraca perdagangan,” ujarnya.
Para pelaku pasar dan publik diharapkan memantau pernyataan resmi Bank Indonesia serta data ekonomi terkini untuk menilai arah kebijakan moneter ke depan.




