Libur Sekolah, Program MBG Dihentikan Sementara untuk Evaluasi
Libur Sekolah, Program MBG Dihentikan Sementara untuk Evaluasi

Libur Sekolah, Program MBG Dihentikan Sementara untuk Evaluasi

Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Dalam rapat dengar pendapat yang digelar oleh Komisi IX DPR RI di kompleks Parlemen Senayan pada Senin, 15 Juni 2024, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa Program Makanan Bergizi (MBG) untuk sekolah akan dihentikan sementara.

Penghentian ini dilakukan seiring dengan libur sekolah nasional yang berlangsung hingga pertengahan Juli. Menurut juru bicara BGN, langkah tersebut dimaksudkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi, kualitas gizi, serta efisiensi anggaran program.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus evaluasi antara lain:

  • Keakuratan data penerima manfaat di setiap satuan pendidikan.
  • Kualitas dan keamanan bahan makanan yang disalurkan.
  • Efektivitas koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak ketiga penyedia layanan.
  • Penggunaan anggaran dan potensi penghematan.

Komisi IX menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program yang menyasar lebih dari 2 juta anak sekolah di seluruh Indonesia. Anggota Komisi, Jusuf Kalla, menambahkan bahwa penangguhan sementara tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam meningkatkan status gizi anak.

Selama masa evaluasi, BGN akan melakukan survei lapangan, audit keuangan, serta konsultasi dengan para ahli gizi dan perwakilan orang tua murid. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar revisi kebijakan, termasuk perbaikan prosedur distribusi dan penyesuaian standar gizi yang lebih tepat sasaran.

Para guru dan kepala sekolah di beberapa daerah mengungkapkan kekhawatiran terkait dampak penghentian program pada asupan harian siswa, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Namun, mereka juga menyambut baik inisiatif evaluasi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan di masa depan.