Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Data resmi yang dirilis pada Selasa, 5 Mei 2024, menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,61 persen pada kuartal pertama tahun ini. Pencapaian ini menandai percepatan laju pertumbuhan dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya mencapai 4,8 persen.
Selain peningkatan output, tingkat pengangguran juga menunjukkan tren penurunan. Survei ketenagakerjaan terbaru mencatat tingkat pengangguran berada di 6,2 persen, turun dari 6,5 persen pada akhir kuartal keempat 2023. Penurunan ini mencerminkan pemulihan pasar kerja yang dipicu oleh peningkatan investasi dan konsumsi domestik.
Berikut rangkuman indikator utama pada kuartal I 2024:
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Pertumbuhan PDB (kuartal I) | 5,61 % |
| Tingkat Pengangguran | 6,2 % (turun dari 6,5 %) |
| Investasi Asing Langsung (FDI) | US$ 12,8 miliar |
| Ekspor Barang | US$ 45,3 miliar |
Para analis menilai bahwa dorongan pertumbuhan ini dipengaruhi oleh sektor manufaktur yang kembali kuat, peningkatan ekspor komoditas, serta kebijakan fiskal yang mendukung. Pemerintah diperkirakan akan terus mengoptimalkan program stimulus untuk menjaga momentum positif ini.
Meski angka menunjukkan perbaikan, tantangan seperti inflasi yang masih berada di atas target dan ketidakpastian global tetap menjadi faktor yang harus dipantau. Upaya meningkatkan keterampilan tenaga kerja serta memperluas akses pembiayaan bagi UMKM menjadi prioritas dalam rangka menurunkan angka pengangguran secara berkelanjutan.




