Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax
Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax

Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Minggu ini, pasar keuangan Indonesia menunjukkan dinamika signifikan dimana nilai tukar rupiah mengalami pelemahan sementara harga bahan bakar jenis Pertamax menunjukkan kenaikan. Kedua indikator ini memberikan gambaran tentang tekanan inflasi yang terus mengemuka.

Pelemahan Rupiah terjadi secara bertahap selama enam hari terakhir. Kurs resmi dolar AS terhadap rupiah turun dari sekitar Rp15.250 pada 1 Juni menjadi Rp15.800 pada 7 Juni, mencatat depresiasi sekitar 3,5 %.

Tanggal Kurs Rupiah (USD)
1 Juni 2024 15.250
3 Juni 2024 15.420
5 Juni 2024 15.620
7 Juni 2024 15.800

Faktor utama yang mendorong pelemahan ini meliputi kebijakan moneter Amerika Serikat yang ketat, penurunan harga komoditas ekspor, serta aliran modal asing yang beralih ke aset berisiko lebih tinggi.

Kenaikan Harga Pertamax juga terasa di seluruh jaringan SPBU. Harga eceran naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp10.800 per liter, meningkat sekitar 2,9 % dalam seminggu.

Tanggal Harga Pertamax (Rp/liter)
1 Juni 2024 10.500
3 Juni 2024 10.650
5 Juni 2024 10.750
7 Juni 2024 10.800

Kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga minyak mentah dunia, penyesuaian biaya operasional kilang, serta penambahan subsidi energi yang belum sepenuhnya terakomodasi.

Akibat gabungan keduanya, biaya transportasi publik dan pribadi mengalami tekanan, yang pada gilirannya menambah beban inflasi konsumen. Sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak.

Para analis memperkirakan bahwa rupiah dapat tetap berada pada kisaran Rp15.500‑Rp15.900 selama beberapa minggu ke depan, sementara harga Pertamax diprediksi akan terus naik secara moderat kecuali ada intervensi kebijakan harga bahan bakar dari pemerintah.