Eks Komisaris KAI Nilai Kecelakaan Kereta di Bekasi Bukan Soal Human Error
Eks Komisaris KAI Nilai Kecelakaan Kereta di Bekasi Bukan Soal Human Error

Eks Komisaris KAI Nilai Kecelakaan Kereta di Bekasi Bukan Soal Human Error

Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Insiden kereta api yang melanda Stasiun Bekasi pada tanggal yang belum dipublikasikan menewaskan beberapa penumpang dan melukai banyak lainnya. Penyelidikan awal sempat mengarah pada dugaan kesalahan manusia, namun mantan Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero), Riza Primadi, menegaskan bahwa faktor utama bukanlah human error.

Riza Primadi mengutip temuan sementara tim investigasi yang menunjukkan adanya kegagalan pada sistem sinyal dan pemeliharaan infrastruktur. Menurutnya, kerusakan pada peralatan sinyal mengakibatkan kereta tidak menerima perintah berhenti tepat waktu, sehingga menimbulkan tabrakan.

  • Kerusakan sinyal pada jalur utama
  • Kurangnya inspeksi rutin pada peralatan kritis
  • Prosedur operasional yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem otomatis

Ia menambahkan bahwa KAI selama ini telah mengimplementasikan program perbaikan infrastruktur, namun percepatan proyek dan alokasi anggaran masih menjadi tantangan. Riza menekankan pentingnya audit independen serta peningkatan pelatihan teknis bagi personel pemeliharaan.

Kecelakaan ini menambah daftar insiden kereta api di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kecelakaan di Tangerang (2022) dan di Cirebon (2023). Masing‑masing insiden menimbulkan sorotan publik terhadap standar keselamatan dan keandalan sistem transportasi kereta api nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berjanji akan mempercepat proses audit dan meninjau kembali regulasi keselamatan. Sementara itu, KAI berkomitmen untuk memperbaiki jaringan sinyal, meningkatkan frekuensi inspeksi, dan menambah sumber daya pada unit pemeliharaan.

Riza Primadi menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk mencegah terulangnya tragedi serupa, mengingat peran strategis kereta api dalam mobilitas masyarakat dan perekonomian negara.