Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Immanuel “Noel” Ebenezer Gerungan, yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024‑2025, baru‑baru ini mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan karena kurang berhati‑hati dalam menjaga amanah yang diberikan kepadanya.
Pengakuan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media lokal, di mana ia menjelaskan bahwa tekanan politik serta beban tugas yang besar membuatnya kurang memperhatikan detail dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan ketenagakerjaan.
Beberapa poin penting yang diutarakan oleh Noel antara lain:
- Kurangnya koordinasi dengan tim internal sehingga beberapa program tidak berjalan sesuai rencana.
- Pengelolaan anggaran yang tidak transparan, menimbulkan pertanyaan dari publik dan lembaga pengawas.
- Pengabaian prosedur standar dalam penunjukan pejabat sementara, yang kemudian memicu kontroversi.
Ia menambahkan bahwa kesadaran akan kesalahan tersebut mendorongnya untuk lebih memperhatikan prinsip integritas dan akuntabilitas, meski kini ia sudah tidak lagi memegang jabatan resmi.
Selain itu, Noel juga menyampaikan rencana pribadi untuk berkontribusi dalam bidang sosial melalui lembaga non‑pemerintah, dengan harapan dapat menebus kepercayaan yang pernah diberikan kepadanya.
Pengakuan ini mendapat beragam reaksi dari masyarakat dan pengamat politik. Sebagian mengapresiasi keterbukaan yang ditunjukkan, sementara yang lain menilai bahwa langkah tersebut belum cukup untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.




