Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Tim Investigasi TNI mengumumkan perkembangan terbaru dalam kasus penganiayaan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, alias AY. Empat orang yang diduga melakukan penyiraman air keras pada AY pada akhir Agustus 2023 kini telah ditempatkan di fasilitas tahanan maksimum keamanan tinggi.
Keempat tersangka tersebut adalah:
- Seorang anggota kepolisian yang bertugas sebagai pengatur lalu lintas pada saat kejadian.
- Seorang anggota TNI Angkatan Darat yang berada di wilayah kejadian.
- Dua warga sipil yang diduga berkoordinasi dengan aparat keamanan.
Penyelidikan menunjukkan bahwa aksi penyiraman air keras dilakukan secara terencana, dengan tujuan menghentikan aktivitas AY yang sedang melakukan aksi damai menuntut keadilan bagi korban pelanggaran HAM. TNI menegaskan bahwa setiap langkah penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kasus ini menuai sorotan luas di kalangan aktivis hak asasi manusia serta masyarakat umum. Banyak pihak menilai penempatan tersangka di tahanan maksimum sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi ancaman terhadap saksi dan proses peradilan.
Pihak berwenang masih melanjutkan proses pengumpulan bukti dan akan menyerahkan hasil akhir ke kejaksaan untuk diproses lebih lanjut. Sementara itu, keluarga Andrie Yunus menyampaikan harapan agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dan keadilan dapat ditegakkan.




