Gary Lineker Bikin Geger: Dari Pilihan England hingga Drama Arsenal dan Liverpool
Gary Lineker Bikin Geger: Dari Pilihan England hingga Drama Arsenal dan Liverpool

Gary Lineker Bikin Geger: Dari Pilihan England hingga Drama Arsenal dan Liverpool

Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Gary Lineker kembali menjadi sorotan utama dunia sepak bola Inggris setelah beberapa pernyataan tajamnya di berbagai platform podcast. Dari menyoroti peluang pemain muda Manchester United untuk masuk skuad Piala Dunia, hingga mengkritik keputusan taktis Arsenal dan memprediksi pergantian manajer Liverpool, semua menambah citra pundit yang tak takut mengungkapkan pendapatnya secara terbuka.

Harapan untuk Kobbie Mainoo di Piala Dunia 2026

Dalam episode terbaru The Rest Is Football, Lineker menekankan bahwa gelandang berusia 21 tahun Manchester United, Kobbie Mainoo, layak mendapatkan panggilan ke skuad Inggris yang dipimpin Thomas Tuchel. Menurutnya, performa Mainoo di laga melawan Liverpool—di mana ia mencetak gol penentu kemenangan 3-2—menunjukkan kesiapan mental dan teknis untuk bersaing di level internasional.

Lineker menambah, meski Declan Rice diprediksi akan menjadi tulang punggung lini tengah Inggris, beban pertandingan yang padat serta potensi kelelahan (burnout) dapat memaksa Tuchel mencari opsi cadangan. “Saya rasa Mainoo sudah membuktikan diri dan pantas masuk pesawat,” ujarnya. Pernyataan ini muncul bersamaan dengan kegelisahan publik tentang jadwal padat Piala Dunia 2026 yang diprediksi akan diadakan dalam kondisi cuaca ekstrem, menambah tekanan pada para pemain yang harus menyesuaikan diri dengan suhu tinggi dan jumlah pertandingan yang lebih banyak.

Arsenal Lebih Tajam Tanpa Martin Zubimendi?

Di sisi lain, Lineker juga melontarkan komentar tentang performa Arsenal setelah pelatih Mikel Arteta memutuskan untuk menurunkan Martin Zubimendi dalam laga melawan Fulham. Menurut Lineker, keputusan itu memberikan ruang bagi Myles Lewis‑Skelly, pemain akademi Hale End, untuk menampilkan peran lebih sentral di lini tengah. Ia menilai bahwa kehadiran Lewis‑Skelly memberikan “perbedaan fundamental” yang mengubah dinamika serangan Gunners, berkontribusi pada kemenangan 3-0 dan memperlebar jarak poin di puncak klasemen.

Lineker menegaskan, meski Zubimendi adalah pemain yang “cautious” dan lebih condong pada peran defensif, keberaniannya memberi Arsenal fleksibilitas taktik. Namun, ia tidak menutup kemungkinan Arteta akan kembali mengandalkan Zubimendi dalam pertemuan penting berikutnya, misalnya melawan Atletico Madrid di Liga Champions. “Tidak ada rasa tidak hormat pada Zubimendi, tapi kehadiran Lewis‑Skelly menambah dimensi menyerang yang sebelumnya kurang terasa,” ujar Lineker.

Prediksi Pengganti Arne Slot di Liverpool

Tak hanya membahas tim nasional dan Arsenal, Lineker juga menyinggung nasib Liverpool. Setelah kekalahan mengejutkan dari Manchester United, tekanan pada manajer Arne Slot kembali menguat. Lineker secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak akan terkejut jika Xabi Alonso, mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid, menggantikan Slot pada musim depan.

“Apakah Slot akan tetap bertahan? Dengan sebelas kekalahan di liga dan situasi yang belum stabil, saya tidak akan terkejut jika Alonso datang,” kata Lineker dalam percakapan dengan mantan pemain Liverpool Alan Shearer dan Micah Richards. Ia menambahkan bahwa Alonso memiliki rekam jejak mengubah tim menjadi kompetitif di level tertinggi, serta memiliki pengalaman di Liga Champions yang dapat membantu Liverpool kembali ke jalur kemenangan.

Selain manajer, Lineker juga menyoroti masalah transfer Liverpool. Ia mengkritik kegagalan beberapa pemain baru, termasuk Alexander Isak yang cedera, Wirtz yang belum menunjukkan performa optimal, serta Frimpong dan Milos Kerkez yang belum memenuhi harapan. Menurutnya, Liverpool harus kembali ke karakteristik tradisional: agresif, kerja keras, dan sulit dikalahkan—ciri khas era Jürgen Klopp yang kini terasa memudar.

Pengaruh Lineker di Luar Lapangan

Gary Lineker, mantan striker Inggris yang mencetak 48 gol untuk timnas, kini telah bertransformasi menjadi salah satu suara paling berpengaruh di dunia sepak bola Inggris. Sebagai presenter utama program Match of the Day dan pembawa acara podcast populer, ia memanfaatkan platformnya untuk mengkritik kebijakan klub, menilai performa pemain muda, serta memprediksi tren manajerial.

Kritik-kritiknya tidak selalu diterima dengan hangat. Beberapa penggemar Arsenal menilai bahwa menyoroti “kecermatan” Zubimendi sebagai kelemahan dapat menimbulkan tekanan tambahan pada pemain muda tersebut. Begitu pula, pendukung Liverpool menganggap prediksinya tentang Xabi Alonso terlalu spekulatif. Namun, Lineker tetap konsisten dengan prinsipnya: menyampaikan pendapat yang berbasis observasi lapangan, statistik, dan pengalaman pribadi sebagai mantan pemain elit.

Kesimpulannya, pernyataan Lineker mencerminkan dinamika sepak bola modern yang tidak hanya berfokus pada taktik di lapangan, tetapi juga melibatkan faktor psikologis, manajerial, dan komersial. Dari dorongan bagi Kobbie Mainoo untuk menembus skuad Inggris, kritik terhadap strategi Arsenal yang mengandalkan pemain muda, hingga ramalan tentang masa depan Liverpool, semua menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar dan analis sepak bola. Bagi para penggemar yang mengandalkan opini pundit, suara Lineker tetap menjadi barometer penting dalam menilai arah dan tantangan yang akan dihadapi klub-klub besar Inggris ke depan.