Geger Besar! Alasan Mark Lee Tinggalkan NCT, Idol All‑Rounder yang Membuat Penggemar Terkejut
Geger Besar! Alasan Mark Lee Tinggalkan NCT, Idol All‑Rounder yang Membuat Penggemar Terkejut

Geger Besar! Alasan Mark Lee Tinggalkan NCT, Idol All‑Rounder yang Membuat Penggemar Terkejut

Frankenstein45.Com – 13 April 2026 | Setelah sepuluh tahun berkiprah bersama NCT, Mark Lee mengejutkan dunia K‑pop dengan pengumuman resmi mengundurkan diri dari grup. Keputusan yang tampak tiba‑tiba ini memicu gelombang reaksi keras di kalangan netizen, fan club, serta para pengamat industri musik. Mengapa seorang idol yang selama ini dikenal sebagai “all‑rounder” dan memiliki portofolio lebih dari seratus lagu harus mengakhiri kariernya di NCT? Berikut rangkaian fakta yang mengungkap latar belakang, prestasi, dan faktor‑faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Latar Belakang Karier Mark Lee

Mark Lee memulai debutnya pada tahun 2016 sebagai anggota NCT U dalam lagu “The 7th Sense” bersama Taeyong, Jaehyun, Doyoung, dan Ten. Pada usia 16 tahun, ia langsung menonjol dengan kemampuan rap yang tajam, meski sempat mengaku belum mampu rap saat audisi di Kanada. Sejak saat itu, Mark bergabung dengan empat unit NCT—NCT U, NCT 127, NCT Dream, dan WayV—menjadi satu‑satunya idol yang berhasil debut di empat sub‑unit yang berbeda.

Prestasi dan Kontribusi

Sepanjang dekade di NCT, Mark tidak hanya dikenal sebagai rapper, tetapi juga sebagai pencipta lagu dan komposer. Hingga kini, ia tercatat menulis 101 lagu, termasuk tiga lagu debut yang menjadi tonggak awal grup: “The 7th Sense”, “Fire Truck”, dan “Chewing Gum”. Karyanya tidak terbatas pada NCT; beberapa trek WayV juga mendapatkan sentuhan lirisnya.

  • Partisipasi dalam program survival “High School Rapper” (2017) dan berhasil masuk babak final dengan peringkat ketujuh.
  • Kolaborasi dengan Seulgi (Red Velvet) pada lagu “Drop” yang dipentaskan di final program tersebut.
  • Penghargaan tidak resmi sebagai “Pro‑debuter” karena empat debut unit yang berbeda.

Keberhasilan Mark dalam menyeimbangkan peran rap, menulis lagu, serta tampil di panggung internasional menjadikannya sosok idol serba bisa yang dijuluki “all‑rounder” dan “ace” oleh para penggemar.

Faktor‑Faktor yang Menyulut Kontroversi

Beberapa elemen internal dan eksternal diyakini menjadi pemicu utama keputusan Mark meninggalkan NCT:

  1. Tekanan Jadwal yang Padat: Sepuluh tahun tanpa jeda, dengan aktivitas rekaman, tur, program televisi, dan produksi lagu, menuntut stamina luar biasa. Mark sendiri pernah mengungkap bahwa ia harus mengorbankan waktu pribadi demi menjaga kualitas karya.
  2. Keinginan Mengembangkan Karier Solo: Sebagai penulis lagu berpengalaman, Mark berambisi mengeksplorasi proyek solo yang lebih bebas, baik dalam produksi musik maupun kolaborasi lintas genre.
  3. Dinamisnya Manajemen SM Entertainment: Perubahan strategi grup dan fokus pada unit baru menimbulkan pertanyaan tentang peran jangka panjang anggota veteran seperti Mark.
  4. Respon Pasar Internasional: Kesuksesan WayV dan permintaan pasar di luar Korea mendorong Mark untuk mempertimbangkan arah karier yang lebih global, yang mungkin tidak sepenuhnya selaras dengan agenda NCT.

Reaksi Penggemar dan Industri

Pengumuman tersebut memicu gelombang trending di platform sosial media Indonesia, Korea, dan Amerika. Fan club resmi NCT menyiapkan tribute video yang menampilkan momen-momen ikonik Mark, sementara para kritikus musik menilai keputusan ini sebagai langkah wajar bagi seorang artis yang telah mencapai puncak kreativitas dalam grup.

Beberapa anggota NCT mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar Mark terus bersinar di jalur solo. Di sisi lain, SM Entertainment menyatakan dukungan penuh terhadap pilihan Mark dan menegaskan bahwa kontribusinya akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah NCT.

Secara keseluruhan, kepergian Mark Lee menandai akhir sebuah era, namun sekaligus membuka peluang baru bagi sang idol untuk mengejar visi pribadi tanpa batas. Penggemar yang merasa kehilangan tetap optimis, mengingat rekam jejak Mark yang kuat dan kemampuan adaptasinya yang luar biasa.

Dengan latar belakang karier yang gemilang, kontribusi kreatif yang tak terhitung, serta tekanan dan aspirasi pribadi yang berkembang, keputusan Mark Lee meninggalkan NCT menjadi wajar dan sekaligus menimbulkan geger besar. Ke depan, industri K‑pop akan terus mengamati langkahnya, sementara para penggemar menantikan karya‑karya baru yang diharapkan akan menegaskan kembali gelar “all‑rounder” yang telah melekat pada namanya.