Gempa Bumi Sulawesi Utara Potensi Tsunami, BNPB Imbau Warga Pesisir Lima Wilayah Evakuasi
Gempa Bumi Sulawesi Utara Potensi Tsunami, BNPB Imbau Warga Pesisir Lima Wilayah Evakuasi

Gempa Bumi Sulawesi Utara Potensi Tsunami, BNPB Imbau Warga Pesisir Lima Wilayah Evakuasi

Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Pada hari ini, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 SR terjadi di perairan Sulawesi Utara, menimbulkan potensi tsunami yang mengancam kawasan pesisir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengeluarkan peringatan dan meminta warga di lima wilayah pesisir untuk mengikuti arahan evakuasi demi keselamatan bersama.

Gempa ini berpusat di kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut, dengan pusat gempa berada di koordinat 1,3° LS, 124,5° BT. Sejumlah sensor tsunami di wilayah tersebut menunjukkan adanya pergerakan air laut yang signifikan, meski hingga kini belum terjadi gelombang tsunami yang melanda pantai.

BNPB menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan menyiapkan prosedur evakuasi yang cepat. Warga di lima daerah berikut diimbau untuk mematuhi perintah resmi:

  • Kabupaten Minahasa
  • Kabupaten Bolaang Mongondow
  • Kabupaten Sangihe
  • Kabupaten Talaud
  • Kabupaten Kepulauan Sitaro

Berikut langkah-langkah evakuasi yang disarankan:

  1. Segera tinggalkan area pantai dan bergerak menuju titik kumpul yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.
  2. Jangan kembali ke rumah atau bangunan sampai ada pernyataan aman dari pihak berwenang.
  3. Bawa barang penting seperti dokumen identitas, obat-obatan, dan persediaan air minum serta makanan ringan.
  4. Ikuti petunjuk petugas pemadam kebakaran, polisi, atau relawan Bencana yang berada di lokasi.
  5. Jika memungkinkan, gunakan jalur evakuasi alternatif yang lebih tinggi dari permukaan laut.

Pihak BNPB terus memantau situasi melalui jaringan sensor dan akan memberikan informasi terkini melalui media massa serta kanal resmi pemerintah. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan siap membantu sesama yang membutuhkan pertolongan.

Selain itu, BNPB mengingatkan pentingnya memiliki rencana darurat keluarga, termasuk titik pertemuan, nomor telepon darurat, dan prosedur evakuasi. Kesiapsiagaan individu dan kolektif menjadi kunci utama dalam mengurangi dampak bencana alam.