GMKI Tuntut Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Krisis Global
GMKI Tuntut Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Krisis Global

GMKI Tuntut Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Krisis Global

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) pada Rabu, 13 Juni 2024, menyerukan pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam memulihkan perekonomian nasional sekaligus menjaga stabilitas politik di tengah gejolak ekonomi global.

Dalam pernyataan yang disampaikan di kantor pusat GMKI, para pengurus menekankan bahwa inflasi yang terus meningkat, nilai tukar yang melemah, serta tingginya angka pengangguran menimbulkan beban berat bagi masyarakat, khususnya kalangan muda dan keluarga berpendapatan rendah.

GMKI menuntut pemerintah untuk:

  • Mengimplementasikan paket stimulus fiskal yang terfokus pada sektor UMKM dan industri kreatif.
  • Menstabilkan nilai tukar rupiah melalui kebijakan moneter yang transparan dan terkoordinasi.
  • Meningkatkan alokasi anggaran untuk program jaminan sosial, termasuk bantuan langsung tunai dan subsidi energi.
  • Memperkuat regulasi pasar kerja agar penciptaan lapangan kerja dapat terwujud secara berkelanjutan.
  • Menjaga keamanan dan ketertiban nasional dengan mengedepankan dialog lintas agama dan etnis.

Pengurus GMKI menambahkan bahwa upaya pemulihan ekonomi tidak dapat lepas dari faktor stabilitas nasional. “Jika keamanan dan persatuan bangsa terganggu, segala kebijakan ekonomi akan sia-sia,” ujar Ketua Umum GMKI, Dr. Ahmad Fauzi.

Selain itu, GMKI menyoroti perlunya koordinasi antara lembaga pemerintah, sektor swasta, serta organisasi kemasyarakatan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan resilien. Mereka mengusulkan pembentukan forum lintas sektoral yang dapat memantau pelaksanaan kebijakan dan menilai dampaknya secara periodik.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak pemerintah belum memberikan respons resmi. Namun, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa mereka sedang menyiapkan kebijakan stimulus yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan, sambil terus memantau situasi ekonomi global.

GMKI menutup pernyataannya dengan harapan bahwa pemerintah akan mendengarkan suara rakyat dan bertindak cepat demi menjaga kesejahteraan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.