Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta kembali menegaskan komitmen sosialnya pada perayaan Iduladha 1447 H, yang jatuh pada Rabu 27 Mei 2026. Pada hari itu, partai menggelar pembagian 117 ekor hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di lima wilayah strategis di Jakarta.
Distribusi ini merupakan kelanjutan program kepedulian sosial partai yang telah dilaksanakan secara rutin setiap tahun menjelang Hari Raya Iduladha. Tahun ini, fokus Golkar DKI Jakarta adalah menjangkau wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi serta komunitas yang belum mendapatkan akses mudah ke hewan kurban.
Kelima wilayah yang menerima hewan kurban meliputi:
- Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat
- Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan
- Kecamatan Jati, Jakarta Timur
- Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara
- Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur
Setiap wilayah menerima jumlah hewan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat: 30 ekor di Cengkareng, 25 ekor di Pancoran, 20 ekor di Jati, 22 ekor di Penjaringan, dan 20 ekor di Kramat Jati. Hewan kurban yang dibagikan terdiri dari kambing, domba, dan satu ekor sapi, sesuai dengan ketersediaan dan permintaan lokal.
Pembagian dilakukan oleh tim relawan Golkar yang dipimpin oleh Ketua DPD DKI Jakarta, Bapak Ahmad Fauzi. Dalam sambutannya, Fauzi menekankan pentingnya solidaritas antarwarga serta peran partai dalam membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu menjelang hari raya. Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan mempertegas posisi Golkar sebagai partai yang peduli pada kesejahteraan rakyat.
Para penerima manfaat mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam. Salah satu penerima di Cengkareng, Ibu Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa hewan kurban tersebut akan menjadi berkah besar bagi keluarganya, terutama bagi anak-anak yang dapat ikut berpartisipasi dalam penyembelihan dan berbagi daging kepada tetangga.
Golkar DKI Jakarta menegaskan bahwa program distribusi hewan kurban ini tidak hanya bersifat satu kali acara, melainkan menjadi bagian dari rangkaian program sosial jangka panjang yang mencakup pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Partai berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk lembaga keagamaan dan organisasi kemasyarakatan.




