Gub DKI: JAKIM Motor Penggerak Baru Sektor Pariwisata Jakarta
Gub DKI: JAKIM Motor Penggerak Baru Sektor Pariwisata Jakarta

Gub DKI: JAKIM Motor Penggerak Baru Sektor Pariwisata Jakarta

Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 dapat menjadi motor penggerak utama bagi sektor pariwisata ibu kota. Menurutnya, acara marathon internasional ini tidak hanya menarik pelari profesional dari berbagai negara, tetapi juga meningkatkan eksposur Jakarta sebagai destinasi wisata olahraga.

Pramono menekankan beberapa aspek kunci yang membuat JAKIM potensial sebagai katalisator pertumbuhan pariwisata:

  • Penjualan tiket dan akomodasi: Antisipasi kedatangan ribuan peserta dan penonton akan meningkatkan permintaan hotel, penginapan, serta layanan transportasi.
  • Pemasaran kota: Liputan media internasional selama marathon menampilkan landmark Jakarta, memperluas citra kota di mata wisatawan asing.
  • Pengembangan infrastruktur: Persiapan rute marathon mendorong perbaikan jalan, fasilitas publik, dan ruang terbuka hijau yang berdampak jangka panjang.
  • Penciptaan lapangan kerja: Kegiatan logistik, keamanan, kebersihan, dan layanan makanan membutuhkan tenaga kerja tambahan, baik tetap maupun temporer.
  • Stimulus ekonomi lokal: Pedagang kaki lima, toko suvenir, serta usaha kuliner akan merasakan lonjakan penjualan selama periode acara.

Gubernur juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan paket insentif bagi pelaku usaha yang berpartisipasi dalam rangkaian acara pendukung marathon, seperti festival budaya, pameran kuliner, dan pertunjukan seni tradisional.

Untuk memastikan keberhasilan JAKIM 2026, tim panitia bersama dinas terkait akan melakukan koordinasi intensif, termasuk pengamanan rute, manajemen sampah, serta penyediaan layanan medis yang memadai. Pramono menegaskan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menciptakan pengalaman yang aman, nyaman, dan menarik bagi semua peserta.

Dengan harapan bahwa JAKIM menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, gubernur menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh warga Jakarta untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai pelari, relawan, atau penonton, demi mengukir prestasi bersama dalam memajukan pariwisata kota.