Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Dalam sebuah pernyataan publik, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta, menegaskan kembali bahwa fungsi utama partai politik adalah menjadi motor penggerak perubahan sosial, bukan sekadar mengikuti tren opini publik.
Anis Matta menyoroti bahwa selama beberapa dekade terakhir, banyak partai politik di Indonesia cenderung berfokus pada perolehan suara melalui kampanye yang bersifat populis, sementara peran strategis dalam membentuk kebijakan publik dan memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi terpinggirkan.
- Mengartikulasikan visi dan misi yang berlandaskan nilai-nilai keadilan sosial.
- Membangun jaringan massa yang dapat menyalurkan aspirasi rakyat ke tingkat legislatif.
- Menjadi agen pengawas yang kritis terhadap kebijakan pemerintah, memastikan akuntabilitas dan transparansi.
Anis Matta juga menekankan pentingnya partai untuk berperan aktif dalam pendidikan politik masyarakat. Ia berpendapat, melalui program literasi politik, partai dapat meningkatkan kesadaran warga akan hak dan kewajiban mereka, sekaligus menumbuhkan partisipasi yang lebih bermakna dalam proses demokrasi.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan memerlukan sinergi antara partai politik, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, serta sektor swasta. Kolaborasi lintas sektor ini, bila dijalankan dengan niat tulus, dapat menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat.
Ketua Umum Gelora Indonesia menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh kader partai dan simpatisan untuk menjadikan partai sebagai “mesin perubahan” yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi konkret dalam menghadapi tantangan sosial‑ekonomi, lingkungan, dan budaya di Indonesia.




