Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kesiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) provinsi untuk mengambil alih pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo). Langkah tersebut diusulkan sebagai upaya memperbaiki kondisi kebun binatang yang selama ini menghadapi berbagai tantangan operasional, finansial, dan kesejahteraan satwa.
Beberapa poin utama yang akan menjadi fokus dalam proses transisi antara lain:
- Peningkatan Infrastruktur: Renovasi kandang, penambahan area edukasi, dan perbaikan fasilitas publik.
- Kesejahteraan Satwa: Implementasi protokol kesehatan, nutrisi yang sesuai, serta program reproduksi yang terkontrol.
- Pengelolaan Keuangan: Penyusunan anggaran transparan, optimalisasi pendapatan tiket, dan pencarian sponsor serta donatur.
- Edukasi Masyarakat: Penyediaan program edukasi lingkungan bagi sekolah dan pengunjung umum.
Gubernur menambahkan bahwa proses serah terima pengelolaan akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan audit menyeluruh terhadap kondisi kebun binatang saat ini. Hasil audit akan menjadi dasar perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BUMD terkait.
Selain itu, Dedi menegaskan pentingnya dukungan publik dan stakeholder terkait, termasuk LSM konservasi, komunitas pecinta satwa, serta sektor pariwisata. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan keberhasilan program ini dan menjadikan Bandung Zoo sebagai contoh pengelolaan kebun binatang yang berkelanjutan di Indonesia.




