Gubernur DIY Tekankan Keluarga Sebagai Fondasi Utama Penanaman Nilai Kebangsaan
Gubernur DIY Tekankan Keluarga Sebagai Fondasi Utama Penanaman Nilai Kebangsaan

Gubernur DIY Tekankan Keluarga Sebagai Fondasi Utama Penanaman Nilai Kebangsaan

Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku X, menegaskan bahwa peran keluarga menjadi pondasi paling penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada acara tertentu, ia menekankan bahwa nilai kebangsaan tidak hanya dipelajari di sekolah, melainkan harus tumbuh dan berkembang di lingkungan rumah. Oleh karena itu, ia mengajak orang tua, kerabat, dan seluruh anggota keluarga untuk menjadi contoh nyata dalam mengamalkan sikap cinta tanah air, menghormati simbol negara, serta menumbuhkan rasa persatuan.

Berikut beberapa langkah yang disarankan oleh Gubernur untuk memperkuat peran keluarga dalam menumbuhkan semangat kebangsaan:

  • Menjadikan upacara bendera sebagai momen rutin di rumah, lengkap dengan penjelasan makna setiap unsur bendera.
  • Mengajarkan sejarah daerah dan perjuangan pahlawan lokal sejak dini.
  • Menumbuhkan kebiasaan membaca literatur nasional, seperti karya sastra dan buku sejarah.
  • Mengadakan diskusi keluarga tentang nilai-nilai Pancasila dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengikuti program pemerintah yang mendukung pendidikan karakter, seperti program Indonesia Cerdas dan Generasi Hebat.

Gubernur juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil. Ia mengingatkan bahwa kebijakan yang bersifat top‑down saja tidak cukup; dukungan aktif dari keluarga akan menjadi katalis utama dalam membentuk generasi yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Pemerintah DIY berencana meluncurkan serangkaian kegiatan berbasis komunitas, termasuk lokakarya bagi orang tua, lomba kreativitas bertema kebangsaan untuk anak-anak, serta penyediaan materi edukatif digital yang dapat diakses secara gratis.

Harapannya, dengan menumbuhkan rasa kebangsaan sejak dini di lingkungan keluarga, generasi mendatang akan lebih siap menghadapi tantangan global sambil tetap menjaga jati diri Indonesia.