Guru Besar Keperawatan Unpad Dinonaktifkan Sementara Buntut Dugaan Kekerasan Seksual
Guru Besar Keperawatan Unpad Dinonaktifkan Sementara Buntut Dugaan Kekerasan Seksual

Guru Besar Keperawatan Unpad Dinonaktifkan Sementara Buntut Dugaan Kekerasan Seksual

Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Universitas Padjajaran (Unpad) mengumumkan bahwa Guru Besar Keperawatan dengan inisial IY telah ditangguhkan sementara setelah muncul tuduhan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi asing. Tuduhan tersebut pertama kali menyebar di media sosial dan memicu perdebatan luas di kalangan akademisi serta masyarakat umum.

Mahasiswi yang menjadi korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh di lingkungan kampus. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada akhir semester lalu, namun baru berani melaporkan setelah video dan foto yang mengindikasikan adanya pelecehan beredar secara viral.

Pihak universitas menegaskan komitmen terhadap perlindungan hak asasi mahasiswa dan menolak segala bentuk kekerasan. Sebagai langkah awal, Unpad telah menyiapkan layanan konseling bagi korban dan memfasilitasi prosedur pengaduan yang aman.

Reaksi publik pun beragam. Sebagian pihak menuntut proses hukum yang cepat, sementara yang lain menyoroti pentingnya budaya kampus yang lebih aman dan inklusif. Beberapa organisasi mahasiswa mengadakan aksi solidaritas, mengingatkan pentingnya kebijakan zero tolerance terhadap kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.

Kasus ini menambah daftar insiden serupa yang menyoroti masalah kekerasan seksual di perguruan tinggi Indonesia. Para ahli menyarankan peningkatan pelatihan bagi dosen dan staf, serta penerapan mekanisme pelaporan yang lebih mudah diakses.

Unpad belum mengumumkan keputusan akhir mengenai status akademik IY. Sementara itu, proses investigasi diharapkan selesai dalam beberapa minggu mendatang, dengan harapan hasilnya dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.