Gus Ipul Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden
Gus Ipul Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden

Gus Ipul Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden

Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan Gus Ipul, mengunjungi sejumlah pondok pesantren di Pulau Madura, Jawa Timur, untuk menegaskan pentingnya peran pengasuh pesantren dalam pelaksanaan Program Prioritas Presiden (P3). Dalam acara yang dihadiri oleh para kiai, pengasuh, dan tokoh masyarakat setempat, Gus Ipul menekankan bahwa pesantren memiliki potensi besar sebagai agen perubahan sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Gus Ipul menyampaikan bahwa P3 mencakup tiga pilar utama: peningkatan kesejahteraan keluarga miskin, penyediaan layanan kesehatan dasar, dan pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan. Ia mengajak setiap pengasuh pesantren untuk menjadi mitra strategis dalam menyalurkan bantuan, mengoptimalkan jaringan sosial, serta mengintegrasikan program pelatihan ke dalam kurikulum pondok.

Berikut poin-poin utama yang disampaikan Gus Ipul kepada para pengasuh:

  • Menjadi pusat distribusi bantuan sosial bagi keluarga kurang mampu di sekitar wilayah pesantren.
  • Mengadakan posko kesehatan dengan melibatkan tenaga medis dan kader kesehatan pesantren.
  • Menyelenggarakan pelatihan keterampilan praktis, seperti menjahit, pertanian organik, dan pemasaran digital, yang dapat meningkatkan pendapatan santri dan masyarakat.
  • Memberdayakan alumni pesantren sebagai relawan untuk memperluas jangkauan program.

Gus Ipul juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Setiap pesantren diharapkan menyusun laporan bulanan mengenai penggunaan dana, jumlah penerima manfaat, serta dampak yang dirasakan.

Dengan dukungan penuh pemerintah, para pengasuh pesantren diharapkan dapat mempercepat pencapaian target P3, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Madura. Gus Ipul menutup pertemuan dengan doa agar upaya kolaboratif ini menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.