Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa ketersediaan beras nasional tetap terjaga hingga Mei 2027, meski diprediksi terjadinya fenomena El Nino yang dapat memengaruhi hasil panen padi.
Dengan cadangan strategis lebih dari 5 juta ton, otoritas memastikan pasokan cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik dan menghindari lonjakan harga.
- Penambahan cadangan beras melalui pembelian dari daerah surplus.
- Optimalisasi distribusi melalui jaringan logistik nasional.
- Peningkatan dukungan kepada petani melalui subsidi pupuk dan bibit unggul.
- Pengawasan ketat pada impor dan ekspor untuk menjaga stabilitas pasar.
Berikut perkiraan stok beras strategis yang direncanakan pemerintah hingga 2027:
| Tahun | Stok (juta ton) |
|---|---|
| 2023 | 5,2 |
| 2024 | 5,4 |
| 2025 | 5,6 |
| 2026 | 5,8 |
| 2027 (Mei) | 6,0 |
Selain itu, Kementerian Pertanian menargetkan produksi beras domestik mencapai 33 juta ton pada tahun 2026, didukung oleh peningkatan luas tanam dan adopsi teknologi pertanian modern.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap dapat menahan tekanan inflasi pangan dan memastikan kestabilan harga beras bagi konsumen.




