Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Nashville, Tenn. – Pada Minggu malam yang digelar sebagai Sunday Night Soccer, Nashville SC mengukir kemenangan dramatis 3-2 atas Los Angeles FC (LAFC). Bintang depan tim, Hany Mukhtar, menjadi sorotan utama setelah mencetak hat trick sekaligus menandai gol ke-100 dalam kariernya bersama klub. Penampilan gemilangnya membuatnya terpilih sebagai MLS Player of the Matchday ke-14, sebuah penghargaan yang disajikan oleh Michelob ULTRA.
Hat trick pertama sejak 2023, sejarah yang menempel
Hat trick Mukhtar menandai keberhasilan kelima dalam pertandingan reguler MLS, menjadikannya pemain ketujuh dalam sejarah liga yang mencapai lima hat trick. Semua hat trick tersebut terjadi di kandang, menempatkannya sejajar dengan Josef Martínez sebagai satu-satunya pemain yang mencetak lima atau lebih hat trick di lapangan tuan rumah.
Pukulan pertama datang pada menit ke-13 setelah kombinasi umpan-umpan cerdas bersama rekan setim Warren Madrigal. Mukhtar memanfaatkan ruang di kotak penalti dan menembakkan bola ke sudut bawah gawang, membuka keunggulan Nashville 1-0.
Delapan menit kemudian, Mukhtar menambah satu lagi lewat tendangan bebas langsung dari jarak 24,9 yard. Bola melambung melampaui tembok pertahanan dan menancap di sudut atas gawang, memperluas keunggulan menjadi 2-0.
LAFC berhasil memperkecil selisih pada babak pertama, namun Mukhtar menutup hat tricknya pada menit ke-59 dengan tendangan bebas lain dari jarak 24,7 yard. Kedua gol tendangan bebas tersebut menjadikannya hanya pemain kedelapan sejak 2003 yang mencetak dua gol bebas dalam satu pertandingan.
Gol ke-100 menandai tonggak penting
Gol ketiga Mukhtar sekaligus merupakan gol ke-100 dalam catatan statistiknya bersama Nashville SC, mencakup semua kompetisi. Pencapaian ini menegaskan peran vitalnya tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pemimpin di lapangan. Pelatih B.J. Callaghan memuji kontribusi Mukhtar di sisi defensif dan kepemimpinan tim, menekankan bahwa dampak pemain tersebut melampaui sekadar angka di papan skor.
Implikasi klasemen dan statistik tim
Dengan kemenangan ini, Nashville SC menempati posisi puncak Supporters’ Shield dengan 30 poin dari 13 pertandingan (catatan 9-1-3). Tim juga berada di urutan kedua dalam selisih gol (+19) dan berbagi posisi teratas dalam hal jumlah kebobolan (10) serta jumlah kemenangan (sembilan). Keberhasilan tersebut menjadikan Nashville satu-satunya tim yang belum mengalami kekalahan di kandang pada musim reguler 2026, mencatat rekor 5-0-1 di GEODIS Park.
Statistik lain yang menonjol adalah total sembilan penghargaan Player of the Matchday yang telah diraih Mukhtar, menempatkannya di peringkat kedelapan terbanyak dalam sejarah MLS dan kedua terbanyak di antara pemain aktif, di belakang Lionel Messi yang memiliki 14 penghargaan.
Reaksi lawan dan situasi LAFC
Di sisi LAFC, kekalahan ketiga beruntun menambah tekanan pada skuad yang kini berada dalam kondisi tanpa kemenangan dalam empat laga berturut-turut. David Martinez mencetak gol pada menit ke-22, sedangkan Denis Bouanga menambah satu gol pada menit ke-68, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir. Penjaga gawang LAFC, Thomas Hasal, menggantikan Hugo Lloris yang absen karena cedera paha, tetapi timnya tetap mengalami tekanan kuat dari serangan Nashville.
Statistik tembakan menunjukkan dominasi Nashville dengan 21 tembakan dibandingkan 8 tembakan LAFC, dengan akurasi tembakan tepat sasaran 9-4. Penampilan kiper Nashville, Brian Schwake, mencatat tujuh penyelamatan penting, menegaskan pertahanan yang solid di samping serangan tajam.
Secara keseluruhan, performa impresif Hany Mukhtar tidak hanya mengukir catatan pribadi, tetapi juga memperkuat posisi Nashville SC sebagai kontender utama dalam persaingan MLS 2026. Jika tren ini berlanjut, Nashville berpeluang besar untuk merebut gelar Supporters’ Shield dan melaju ke putaran playoff dengan momentum tinggi.
Dengan dukungan kuat dari pendukung dan rekam jejak tak terkalahkan di kandang, Nashville SC kini berada di jalur yang tepat untuk menorehkan sejarah baru dalam liga. Performa Mukhtar menjadi contoh sinergi antara kualitas individu dan kerja tim, menjanjikan musim yang menegangkan dan penuh prestasi bagi klub dan penggemarnya.




