Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk Bidang Iklim dan Energi, mengungkapkan sejarah di balik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, gagasan MBG sudah direncanakan oleh Prabowo sejak tahun 2006, jauh sebelum Partai Gerindra resmi terbentuk.
Berikut rangkaian fakta penting yang disampaikan Hashim:
- 2006: Prabowo mulai merancang program pemberian makanan bergizi bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan nasional.
- 2009-2014: Ide tersebut dijadikan bagian dari agenda sosial politik Prabowo ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan, meski belum diimplementasikan secara luas.
- 2015: Setelah membentuk Partai Gerindra, Prabowo kembali menekankan pentingnya kebijakan pangan yang berkelanjutan, namun fokus utama tetap pada program MBG.
- 2022: Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan MBG sebagai program nasional, dengan dukungan anggaran khusus dan kerjasama antara kementerian terkait.
Hashim menegaskan bahwa MBG bukan sekadar kebijakan baru, melainkan hasil dari visi jangka panjang Prabowo untuk mengatasi masalah gizi buruk di Indonesia. Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat menjangkau jutaan anak di seluruh daerah, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Selain menyoroti asal-usulnya, Hashim juga menjelaskan mekanisme pelaksanaan MBG. Program ini melibatkan distribusi makanan bergizi melalui sekolah, puskesmas, dan posyandu, serta pemantauan rutin untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan.
Dengan latar belakang historis yang kuat, MBG diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pemerintah memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia.




