Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung (IAGL ITB) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang menekankan pentingnya pemerintah untuk memprioritaskan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (lifting) sekaligus memperkuat peran batubara dan nikel dalam bauran energi nasional.
Dalam pernyataannya, IAGL ITB menyoroti tiga pilar utama yang harus dijadikan fokus kebijakan:
- Lifting migas: Mempercepat proses produksi dan distribusi migas untuk memastikan ketahanan energi dan mengoptimalkan pendapatan negara.
- Pengembangan batubara bersih: Mengadopsi teknologi bersih agar batubara tetap berkontribusi tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan.
- Ekosistem industri baterai nikel: Membangun rantai nilai lengkap mulai dari penambangan nikel, pemurnian, hingga produksi sel baterai untuk kendaraan listrik.
Beberapa langkah konkret yang diusulkan oleh IAGL ITB antara lain:
- Peningkatan investasi pada infrastruktur produksi migas, termasuk fasilitas pengolahan dan jaringan pipa.
- Penyusunan regulasi insentif bagi perusahaan yang mengimplementasikan teknologi rendah emisi pada pembangkit berbasis batubara.
- Pembentukan zona industri baterai khusus di sekitar wilayah tambang nikel yang strategis, dilengkapi dengan fasilitas penelitian dan pengembangan.
- Kerjasama intensif antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan sektor swasta untuk menciptakan inovasi dalam teknologi penyimpanan energi.
IAGL ITB menegaskan bahwa sinergi antara sektor energi tradisional dan energi terbarukan akan memperkuat posisi Indonesia dalam pasar global, khususnya dalam era transisi energi yang semakin cepat.




