Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Ikatan Alumni Universitas Bung Karno (IKA UBK) secara tegas mengecam aksi oknum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang diduga menerima uang untuk memindahkan lokasi demonstrasi kampus. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Rabu, IKA UBK menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar etika akademik dan menodai integritas gerakan mahasiswa.
Demonstrasi yang awalnya direncanakan di depan Gedung Rektorat Universitas Bung Karno pada tanggal 20 Mei 2024, tiba‑tiba dialihkan ke area yang lebih jauh setelah sejumlah pihak menawarkan dana kepada oknum BEM. IKA UBK menilai perubahan lokasi tersebut bukanlah keputusan strategis, melainkan hasil dari praktik korupsi yang merusak kepercayaan publik.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan IKA UBK:
- Penolakan keras terhadap segala bentuk penerimaan uang yang mengubah agenda demonstrasi.
- Permintaan klarifikasi resmi kepada pihak kampus dan BEM terkait sumber dana dan mekanisme pembayaran.
- Seruan agar pihak berwenang melakukan penyelidikan independen dan menindak tegas pelaku yang terbukti.
- Penegasan bahwa hak mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi harus dijaga tanpa intervensi finansial.
IKA UBK juga mengingatkan bahwa demonstrasi merupakan sarana penting dalam demokrasi kampus, dan setiap upaya mengalihkan atau memanipulasi aksi tersebut dapat menimbulkan dampak negatif bagi kebebasan berpendapat.
Untuk memberikan gambaran kronologis, tabel di bawah merangkum peristiwa utama yang terjadi:
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 20 Mei 2024 | Rencana demonstrasi di depan Gedung Rektorat. |
| 21 Mei 2024 | Laporan penerimaan uang oleh oknum BEM untuk memindahkan lokasi. |
| 22 Mei 2024 | Pernyataan resmi IKA UBK mengutuk tindakan tersebut. |
IKA UBK menutup dengan harapan agar semua pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan pihak manajemen universitas, dapat bersatu menjaga transparansi dan integritas dalam setiap aksi kampus.







