Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia dan Belarus menandatangani kesepakatan untuk menyusun Roadmap Kerja Sama Ekonomi 2026‑2030 pada Sidang Komisi Bersama yang berlangsung di Jakarta.
Roadmap tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang perdagangan, investasi, energi, teknologi, pertanian, dan pendidikan selama lima tahun ke depan. Kedua negara akan membentuk tim kerja yang terdiri atas pejabat senior kementerian terkait untuk mengidentifikasi proyek‑proyek prioritas, mengatasi hambatan regulasi, serta memfasilitasi pertukaran informasi pasar.
Dalam pernyataannya, Menteri Perdagangan Indonesia menekankan pentingnya diversifikasi mitra dagang dan melihat Belarus sebagai pintu gerbang ke pasar Uni Eropa dan Eurasia. Sementara itu, delegasi Belarus menilai potensi Indonesia yang kaya sumber daya alam serta pasar konsumen yang besar sebagai peluang investasi jangka panjang.
- Perdagangan: Target peningkatan volume perdagangan tahunan sebesar 15 % dengan fokus pada produk pertanian, mesin, dan barang elektronik.
- Investasi: Penyediaan zona ekonomi khusus dan insentif fiskal bagi perusahaan Belarus yang berinvestasi di Indonesia, khususnya dalam sektor energi terbarukan.
- Teknologi & Inovasi: Kerjasama riset bersama pada bidang kecerdasan buatan, robotika, dan manufaktur presisi.
- Pendidikan: Program beasiswa dan pertukaran akademik untuk memperdalam pemahaman budaya dan bahasa masing‑masing.
Implementasi roadmap akan dimulai pada kuartal pertama 2026 dengan evaluasi tahunan untuk menyesuaikan target sesuai dinamika ekonomi global. Kedua pihak berharap kesepakatan ini dapat membuka jalur baru bagi perusahaan dan pelaku usaha di kedua negara, sekaligus meningkatkan posisi strategis Indonesia dalam jaringan perdagangan regional.




