Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur mengeluarkan peringatan serius mengenai konsumsi ikan sapu‑sapu (Catla catla). Menurut pejabat Dinkes, ikan tersebut diduga mengandung kadar logam berat yang dapat menimbulkan penyakit kronis.
Logam berat seperti merkuri, timbal, dan kadmium dapat terakumulasi di jaringan ikan akibat pencemaran perairan. Jika terkontaminasi, ikan sapu‑sapu menjadi sumber masuknya logam berbahaya ke tubuh manusia.
Gejala yang mungkin muncul pada penderita meliputi:
- Gangguan pada sistem saraf, seperti kesemutan atau mati rasa.
- Kerusakan ginjal dan hati.
- Masalah kognitif dan penurunan memori.
- Gangguan sistem reproduksi.
Pejabat Sudinkes menekankan bahwa paparan logam berat bersifat akumulatif; semakin sering mengonsumsi ikan terkontaminasi, semakin tinggi risiko kerusakan organ internal.
Untuk melindungi masyarakat, Dinkes Jakarta Timur mengimbau warga:
- Hindari konsumsi ikan sapu‑sapu yang belum dipastikan kebersihannya.
- Prioritaskan ikan yang berasal dari perairan yang telah teruji bebas logam berat.
- Ikuti anjuran konsumsi ikan secara moderat, tidak berlebihan.
- Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala jika pernah mengonsumsi ikan tersebut dalam jumlah besar.
Pihak Dinkes juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemantauan kualitas air dan melakukan penyuluhan kepada nelayan serta pedagang ikan.
Dengan langkah preventif ini, diharapkan risiko penyakit kronis terkait logam berat dapat diminimalisir, sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya keamanan pangan.




