Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Iran meluncurkan beberapa salvo rudal balistik yang dibekali dengan bom kluster ke wilayah Israel pada Sabtu pagi, menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman sipil.
Bom kluster yang dipasang pada rudal tersebut mengandung sejumlah bom kecil (sub‑munitions) yang menyebar luas setelah ledakan utama, meningkatkan potensi kerusakan pada area padat penduduk. Penggunaan jenis senjata ini memicu keprihatinan internasional karena tingginya risiko korban sipil.
Balasan Israel
Menanggapi serangan tersebut, Angkatan Udara Israel melancarkan serangkaian operasi udara ke sasaran strategis di wilayah Tehran dan sekitarnya. Target meliputi instalasi militer, pangkalan udara, serta fasilitas logistik yang diduga terlibat dalam produksi atau penyimpanan senjata balistik.
Serangan balasan berlangsung dalam beberapa gelombang selama 24 jam terakhir, dengan laporan kerusakan pada infrastruktur Iran namun belum ada konfirmasi korban jiwa.
Reaksi Internasional
- Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan penarikan segera semua pihak dan menekankan pentingnya menghormati hukum humaniter.
- Beberapa negara Barat mengutuk penggunaan bom kluster dan mengimbau Iran untuk menghentikan eskalasi.
- Negara-negara di kawasan Teluk menyatakan keprihatinan atas potensi meluasnya konflik.
Dampak Kemanusiaan
Kerusakan pada rumah-rumah penduduk memperparah situasi kemanusiaan yang sudah rapuh di wilayah konflik. Keluarga yang kehilangan tempat tinggal kini membutuhkan bantuan darurat, termasuk tenda, makanan, dan perawatan medis.
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Rudal balistik yang diluncurkan | 3 salvo |
| Korban luka | 6 orang |
| Rumah rusak | >20 unit |
Penggunaan bom kluster dalam konflik ini menambah kompleksitas geopolitik di Timur Tengah, memperkuat ketegangan antara Tehran dan Jerusalem serta menimbulkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap konvensi internasional yang melarang senjata serupa.




