Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Universitas Pertanian Bogor (IPB) telah membuka penyelidikan terkait dugaan kekerasan seksual yang terjadi dalam sebuah grup chat mahasiswa. Penyelidikan ini diprakarsai setelah muncul laporan yang menyebutkan adanya perilaku tidak senonoh di antara anggota grup.
Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB, Muhammad Abdan Rofi, menyampaikan bahwa informasi awal menunjukkan kejadian tersebut terjadi pada tahun 2024. Ia menegaskan bahwa pihak BEM KM siap bekerja sama dengan pihak universitas untuk memastikan proses investigasi berjalan transparan dan akuntabel.
- Langkah awal yang diambil IPB meliputi pembentukan tim investigasi internal yang terdiri dari dosen, staf administrasi, dan perwakilan mahasiswa.
- Tim tersebut akan mengumpulkan bukti digital, termasuk riwayat percakapan, serta melakukan wawancara dengan saksi dan korban potensial.
- Jika ditemukan bukti yang cukup, kasus ini akan diteruskan ke lembaga penegak hukum untuk tindakan lebih lanjut.
Selain itu, pihak universitas menegaskan pentingnya edukasi mengenai consent dan etika berkomunikasi di lingkungan digital. Sejumlah program penyuluhan dan workshop direncanakan akan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan, dengan melibatkan lembaga konseling dan organisasi mahasiswa.
Para mahasiswa juga diimbau untuk melaporkan setiap bentuk pelecehan atau kekerasan seksual secara anonim melalui saluran resmi yang telah disediakan oleh kampus. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan mendukung bagi semua pihak.
Investigasi masih berlangsung, dan pihak IPB berjanji akan mengumumkan hasil temuan secara terbuka setelah proses pengumpulan data selesai.







