Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, ketika jenazahnya tiba pada Senin, 1 April 2026. Air mata tak terhindarkan mengalir di antara kerabat dekat, sahabat, serta perwira militer yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Mayor Zulmi, yang telah dianugerahi gelar Anumerta setelah mengorbankan nyawanya dalam tugas, dikenal luas karena dedikasinya dalam memimpin pasukan infanteri serta kontribusinya dalam operasi keamanan wilayah. Kematian beliau menjadi kehilangan besar bagi TNI dan masyarakat setempat.
Berikut rangkaian acara yang dilaporkan terjadi pada hari kedatangan jenazah:
- 07.30 WIB – Kendaraan pemakaman tiba di kediaman keluarga, disambut oleh anggota keluarga dan tetangga.
- 07.45 WIB – Upacara penghormatan militer singkat dengan menurunkan bendera setengah tiang.
- 08.15 WIB – Doa bersama dipimpin oleh pastor setempat, diikuti oleh para tokoh agama.
- 08.45 WIB – Keluarga mayor menurunkan peti jenazah ke dalam mobil pengangkut terakhir.
- 09.00 WIB – Mobil jenazah berangkat menuju rumah duka di Cimahi.
Selama prosesi, suara isak tangis terdengar lantang, mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam. Beberapa pejabat militer, termasuk perwira tinggi dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jawa Barat, memberikan ucapan belasungkawa kepada keluarga serta menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan tugas‑tugas yang ditinggalkan sang mayor.
Di luar rumah, warga sekitar juga mengumpulkan bunga dan karangan ucapan selamat tinggal, menandakan rasa hormat kolektif terhadap pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.
Upacara pemakaman dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari berikutnya di Tanah Perkuburan Umum Cimahi, dengan prosesi militer lengkap sesuai prosedur TNI. Keluarga berharap agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi generasi muda tentang pengorbanan dan semangat patriotisme.




