Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur berhasil menyelesaikan program pelatihan juru sembelih halal profesional, dengan puluhan peserta yang kini memiliki sertifikasi resmi.
Program ini dilaksanakan selama dua minggu di Surabaya, bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Industri Halal (LP3I) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Materi yang disampaikan mencakup prosedur penyembelihan sesuai standar syariah, penanganan sanitasi, serta dokumentasi logistik halal.
- Pengenalan hukum Islam tentang penyembelihan.
- Teknik penyembelihan dengan pisau tajam dan pemotongan leher yang tepat.
- Pengendalian kontaminasi dan kebersihan area kerja.
- Pengisian dan pengelolaan catatan halal (halal log).
- Simulasi audit dan persiapan sertifikasi.
Jumlah peserta yang lulus mencapai 38 orang, mayoritas merupakan alumni jurusan peternakan dan pertanian dari universitas di Jawa Timur. Mereka diharapkan dapat menjadi tenaga pendukung bagi pasar daging halal di wilayah tersebut, terutama menjelang bulan Ramadan.
Ketua ISNU Jatim, Dr. H. Abdul Karim, menyatakan, \”Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga menegaskan komitmen kami dalam mendukung industri halal nasional. Kami berharap lulusan dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dan membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.\”
Selain meningkatkan kualitas tenaga kerja, inisiatif ini juga diharapkan dapat menekan praktik penyembelihan tidak sesuai syariah yang masih marak di beberapa daerah. Dengan lebih banyak juru sembelih bersertifikat, proses rantai pasok daging menjadi lebih transparan dan terjamin kehalalannya.
Ke depannya, ISNU Jatim berencana memperluas program pelatihan ini ke kabupaten lain, serta menambah modul tentang pemasaran produk halal dan manajemen usaha mikro halal.




