Frankenstein45.Com – 18 Juni 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Iran berhak mempertahankan sejumlah rudal balistiknya. Pernyataan ini menimbulkan gelombang kritik tajam dari Israel, yang sejak lama menuntut pelarangan senjata tersebut karena dianggap mengancam keamanan regional.
Trump menyampaikan pendapatnya dalam sebuah wawancara, menekankan bahwa hak kedaulatan sebuah negara untuk memiliki sistem pertahanan tidak dapat diabaikan begitu saja. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut harus dipertimbangkan dalam kerangka perjanjian non‑proliferasi yang sedang dibahas.
Israel, melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, menolak keras pernyataan tersebut. Pemerintah Israel menegaskan bahwa keberadaan rudal balistik Iran merupakan ancaman langsung bagi warga Israel dan stabilitas Timur Tengah.
- Trump menegaskan hak Iran atas rudal balistiknya.
- Israel menolak dan menuntut penghentian program rudal Iran.
- Isu ini memicu ketegangan diplomatik antara AS, Israel, dan Iran.
Para analis menilai bahwa pernyataan Trump dapat mempengaruhi dinamika negosiasi nuklir antara Washington dan Tehran, serta memperumit hubungan AS‑Israel yang selama ini bersinergi dalam kebijakan keamanan regional.




