Frankenstein45.Com – 12 Mei 2026 | Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat telah memasang dua unit alat pemantau kualitas udara berbasis teknologi High Volume Air di titik‑titik yang dipilih secara strategis. Alat ini mampu mengukur konsentrasi partikel PM2,5, PM10, serta gas‑gas berbahaya seperti NO2 dan SO2 secara real‑time.
Penempatan dilakukan di:
- Area perumahan di kawasan Pluit, yang selama beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan angka polusi akibat lalu lintas padat.
- Daerah industri di Cengkareng, untuk memantau dampak emisi pabrik terhadap kualitas udara sekitar.
Data yang terkumpul akan disalurkan langsung ke pusat pemantauan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan dapat diakses publik melalui portal resmi. Dengan adanya informasi yang transparan, warga diharapkan dapat mengambil langkah preventif, seperti mengurangi aktivitas luar ruangan pada jam-jam dengan konsentrasi polusi tinggi.
Pejabat Sudin LH, Budi Santoso, menegaskan bahwa pemasangan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menambahkan bahwa akan ada penambahan alat serupa di wilayah lain jika hasil pemantauan menunjukkan tren peningkatan polusi.
Secara keseluruhan, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan gambaran akurat tentang kondisi udara di Jakarta Barat, mendukung kebijakan pengendalian polusi, serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga kebersihan udara.




