Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Menjelang laga tandingan antara timnas Ghana melawan Inggris, nama penyerang Inggris Harry Kane kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena performa di lapangan tetapi karena disebut masuk dalam daftar target ritual dukun ternama asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam.
Nana Kwaku Bonsam, yang dikenal luas di Afrika Barat karena klaimnya mampu memengaruhi hasil pertandingan melalui praktik spiritual, mengungkapkan niatnya untuk melakukan serangkaian upacara dengan tujuan mengganggu konsentrasi dan kebugaran Kane. Menurut dukun tersebut, energi negatif yang diarahkan secara khusus dapat memecah ritme permainan lawan dan memberi keunggulan bagi timnya.
- Target: Harry Kane, penyerang utama timnas Inggris.
- Tujuan: Menurunkan performa fisik dan mental Kane pada pertandingan melawan Ghana.
- Metode: Ritual dengan penggunaan bahan tradisional, doa, serta simbol-simbol yang diyakini mampu menyalurkan energi buruk.
- Waktu: Beberapa hari menjelang pertandingan internasional yang dijadwalkan pada akhir pekan ini.
Pengumuman tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis sepak bola. Sebagian menganggapnya sebagai bagian dari budaya tradisional yang masih kental di Ghana, sementara yang lain menilai hal ini sebagai upaya mengalihkan perhatian dari persiapan taktik tim.
| Elemen | Detail |
|---|---|
| Dukun | Nana Kwaku Bonsam |
| Target | Harry Kane |
| Tim yang diuntungkan | Ghana |
| Jadwal pertandingan | Ghana vs Inggris, akhir pekan ini |
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Harry Kane atau timnas Inggris terkait tuduhan tersebut. Namun, mereka menegaskan bahwa fokus utama tetap pada persiapan fisik dan taktik, serta menolak segala bentuk intervensi non‑sportif.
Kasus ini menambah deretan kontroversi yang pernah melibatkan praktik mistik dalam dunia sepak bola, mulai dari mantra keberuntungan hingga dukun yang mengklaim mempengaruhi hasil pertandingan. Meski demikian, regulasi FIFA menegaskan bahwa segala bentuk pengaruh di luar arena olahraga tidak diperbolehkan dan dapat dikenai sanksi bila terbukti melanggar.
Apapun hasil akhir pertandingan, sorotan terhadap ritual spiritual ini kemungkinan akan tetap menjadi topik perbincangan, baik di media sosial maupun di antara komunitas sepak bola internasional.




