Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Jakarta, 5 April 2026 – Pemerintah Republik Indonesia resmi menyerahkan jenazah dua prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon kepada keluarga masing‑masing.
Upacara penyerahan berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, dihadiri oleh perwakilan militer, pejabat pemerintah, serta kerabat terdekat almarhum. Dalam sambutannya, Menteri Pertahanan menegaskan komitmen negara untuk terus menghormati jasa para prajurit yang mengorbankan jiwa demi perdamaian internasional.
Para prajurit yang tewas adalah anggota Batalyon Infanteri 1 Kostrad yang ditempatkan di zona operasi UNIFIL sejak 2023. Keduanya meninggal dalam serangan bersenjata yang terjadi pada 27 Maret 2026, yang menewaskan total tiga prajurit TNI.
- Nama prajurit pertama: Sersan (nama disamarkan)
- Nama prajurit kedua: Kopral (nama disamarkan)
Keluarga masing‑masing menerima jenazah dalam kondisi layak dan dilengkapi dengan perlengkapan militer yang menandakan penghargaan negara. Prosesi pemakaman dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat di kota asal mereka.
Kejadian ini menambah deretan korban TNI dalam misi perdamaian luar negeri, sekaligus menegaskan pentingnya dukungan internasional bagi operasi UNIFIL. Pemerintah terus berkoordinasi dengan sekutu untuk meningkatkan keamanan personel militer di wilayah konflik.




