Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Pedagang ikan hias yang beroperasi di Tempat Promosi Hasil Perikanan (TPHP) Cengkareng, Jakarta Barat, kini mengeluhkan penurunan drastis jumlah pembeli. Menurut mereka, kondisi pasar yang dulunya ramai kini menjadi sepi, membuat pendapatan menurun tajam.
Beberapa faktor yang disebutkan meliputi kurangnya promosi yang terarah, minimnya dukungan teknis dari dinas terkait, serta kurangnya fasilitas yang memadai di area pasar. Penjual mengklaim bahwa upaya pembinaan yang pernah dilakukan belum memberikan dampak signifikan karena tidak disesuaikan dengan kebutuhan aktual mereka.
Keluhan ini semakin menguat setelah beberapa pedagang menyampaikan bahwa mereka harus menurunkan harga secara signifikan untuk menarik pembeli, bahkan sampai merugi. Situasi ini berdampak tidak hanya pada pendapatan individu, tetapi juga pada keberlangsungan usaha keluarga yang selama ini mengandalkan penjualan ikan hias.
Berikut beberapa poin utama yang diutarakan para pedagang:
- Kehilangan pelanggan tetap akibat kurangnya promosi digital dan offline.
- Fasilitas pasar yang kurang bersih dan tidak ramah bagi pembeli.
- Kurangnya pelatihan tentang teknik budidaya modern dan pemasaran.
- Tidak adanya program insentif atau subsidi yang dapat menurunkan biaya operasional.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, para pedagang mengusulkan beberapa langkah konkret:
- Peningkatan promosi melalui media sosial dan kerja sama dengan komunitas pecinta ikan hias.
- Penyediaan pelatihan reguler tentang budidaya, penataan kios, dan strategi penjualan.
- Perbaikan infrastruktur pasar, termasuk kebersihan, pencahayaan, dan penataan ruang yang lebih menarik.
- Pemberian insentif atau bantuan modal kecil untuk pedagang yang ingin mengembangkan usahanya.
Pihak berwenang diharapkan dapat menanggapi aspirasi ini dengan cepat, mengingat peran penting pasar TPHP Cengkareng sebagai salah satu pusat distribusi ikan hias di wilayah Jakarta Barat. Tanpa intervensi yang tepat, risiko penurunan pendapatan dan bahkan penutupan usaha akan semakin besar.




