JK Setuju Adanya DSI: Kerek Pendapatan Negara, Jegal Pemain yang Suka Tipu-tipu
JK Setuju Adanya DSI: Kerek Pendapatan Negara, Jegal Pemain yang Suka Tipu-tipu

JK Setuju Adanya DSI: Kerek Pendapatan Negara, Jegal Pemain yang Suka Tipu-tipu

Frankenstein45.Com – 17 Juni 2026 | Jusuf Kalla (JK) menyatakan dukungannya terhadap pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai upaya memperbaiki tata kelola ekspor batu bara Indonesia. Menurutnya, DSI dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan pendapatan negara sekaligus menertibkan praktik kecurangan di sektor pertambangan.

DSI direncanakan menjadi badan usaha milik negara yang akan mengelola lisensi ekspor batu bara, mengawasi kualitas, serta memastikan kepatuhan pada regulasi yang berlaku. Dengan adanya satu pintu masuk yang terintegrasi, pemerintah berharap dapat mengurangi peluang praktik ilegal, seperti pemalsuan dokumen, penipuan kuota, dan penjualan batu bara di pasar gelap.

  • Peningkatan pendapatan: DSI diproyeksikan dapat menambah penerimaan negara melalui pajak, royalti, dan fee lisensi yang lebih transparan.
  • Pengawasan yang lebih ketat: Sistem monitoring berbasis teknologi akan meminimalkan manipulasi data dan mempercepat deteksi pelanggaran.
  • Penertiban pemain tidak jujur: Pelaku yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenai sanksi administratif maupun pidana, sehingga menimbulkan efek jera.
  • Stabilitas harga domestik: Dengan kontrol ekspor yang lebih baik, pasokan batu bara dalam negeri dapat dipertahankan, mengurangi volatilitas harga untuk industri listrik.

JK menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi dan mengoptimalkan sumber daya alam. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan DSI sangat bergantung pada sinergi antara kementerian terkait, perusahaan tambang, dan lembaga pengawas.

Jika DSI dapat beroperasi secara efektif, diharapkan akan tercipta iklim investasi yang lebih sehat, memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok batu bara utama di pasar global, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi nasional.