Jokowi Dihajak Panglima Jilah Main Film Dayak, Siap Belajar Akting
Jokowi Dihajak Panglima Jilah Main Film Dayak, Siap Belajar Akting

Jokowi Dihajak Panglima Jilah Main Film Dayak, Siap Belajar Akting

Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, baru-baru ini menerima tawaran unik dari Panglima Jilah, tokoh terkemuka dalam komunitas Dayak, untuk berpartisipasi dalam sebuah produksi film yang mengangkat budaya Dayak. Dalam perbincangan yang berlangsung, Jokowi menyatakan bahwa bila memang harus terjun ke dunia akting, ia harus memulai dengan mempelajari dasar‑dasar seni peran terlebih dahulu.

Undangan tersebut muncul setelah Panglima Jilah menggelar acara budaya di Kalimantan Barat, di mana ia menyoroti pentingnya melestarikan cerita-cerita tradisional Dayak melalui medium sinema. Presiden pun menanggapi dengan antusias, menekankan dukungan pemerintah terhadap upaya pelestarian budaya melalui seni visual.

Berikut rangkuman poin‑poin penting terkait rencana tersebut:

  • Tujuan film: menampilkan kearifan lokal Dayak, termasuk mitos, tarian, dan cara hidup suku.
  • Peran yang diusulkan untuk Jokowi: cameo sebagai tokoh simbolik yang menegaskan kebersamaan nasional.
  • Kesiapan Jokowi: ia mengakui belum memiliki pengalaman akting dan membutuhkan pelatihan singkat.
  • Dukungan produksi: tim film berencana mengundang pelatih akting profesional untuk sesi workshop singkat bagi Presiden.

Jokowi juga menambahkan bahwa partisipasinya dalam film tersebut bukan sekadar aksi simbolik, melainkan wujud komitmen pribadi untuk mengapresiasi keragaman budaya Indonesia. Ia berharap kehadirannya dapat menarik perhatian masyarakat luas, khususnya generasi muda, agar lebih tertarik mengeksplorasi warisan budaya daerah.

Para pengamat menilai langkah ini dapat menjadi contoh positif bagi pejabat publik lainnya dalam mempromosikan kebudayaan melalui media populer. Sementara itu, antisipasi publik pun meningkat, dengan banyak warga menantikan potensi penampilan Presiden di layar lebar.