Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Pedangdut Lesti Kejora kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap cara-cara penipuan yang memanfaatkan namanya di platform TikTok. Penipuan tersebut melibatkan akun-akun palsu yang menjanjikan hadiah, konser virtual, atau penjualan merchandise resmi Lesti, padahal semuanya tidak ada kaitannya dengan artis tersebut.
- Penggunaan foto dan video Lesti yang diambil dari media resmi, lalu di‑edit dengan menambahkan teks “Giveaway” atau “Live Chat” yang mengajak penonton mengirim uang lewat transfer atau aplikasi dompet digital.
- Pembuatan akun dengan nama pengguna yang menyerupai akun resmi Lesti, misalnya menambahkan huruf atau angka di belakang, sehingga mudah tertipu oleh penggemar yang kurang teliti.
- Penawaran “tiket konser virtual” dengan harga tinggi, dimana link pembayaran mengarahkan ke situs palsu yang mengumpulkan data pribadi serta nomor rekening.
- Penjualan merchandise palsu, seperti kaos atau poster yang diklaim “edisi terbatas Lesti Kejora”, namun tidak pernah dikirim kepada pembeli.
Lesti menegaskan bahwa akun resmi dirinya di TikTok dapat dikenali dari centang biru verifikasi dan hanya memuat konten musik serta interaksi langsung dengan penggemar. Ia mengimbau para penggemar untuk selalu memeriksa tanda verifikasi sebelum bertransaksi atau mengikuti ajakan apa pun.
Selain itu, Lesti memberikan beberapa langkah pencegahan yang dapat diikuti oleh pengguna TikTok:
- Pastikan akun yang mengklaim sebagai Lesti memiliki badge verifikasi biru.
- Jangan mengirimkan uang atau data pribadi melalui link yang tidak resmi.
- Laporkan akun atau konten mencurigakan ke tim keamanan TikTok melalui fitur “Report”.
- Gunakan fitur dua‑faktor pada akun media sosial untuk menambah lapisan keamanan.
- Jika sudah terlanjur menjadi korban, segera hubungi pihak bank dan laporkan ke polisi.
Kasus ini menambah daftar panjang artis Indonesia yang menjadi sasaran penipuan daring. Pihak berwajib terus mengawasi dan menindak akun-akun penipu, namun peran aktif masyarakat dalam mengidentifikasi dan melaporkan konten mencurigakan tetap menjadi kunci utama.
Lesti berharap dengan mengungkap modus-modus tersebut, para penggemar dapat lebih waspada dan tidak menjadi korban. Ia juga menegaskan bahwa semua informasi resmi mengenai acara atau produk resmi akan selalu diumumkan melalui akun media sosialnya yang terverifikasi.







