Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan kembali komitmen pada agenda keberlanjutan energi nasional dengan mengoptimalkan penggunaan biodiesel pada armada kereta api. Langkah ini merupakan bagian dari roadmap transformasi energi yang selaras dengan target pengurangan emisi karbon Indonesia.
Berbagai inisiatif yang telah diluncurkan meliputi:
- Penerapan campuran biodiesel hingga 5% pada bahan bakar diesel locomotive mulai tahun 2025.
- Peningkatan fasilitas pengisian biodiesel di stasiun utama di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
- Kerjasama dengan produsen biodiesel lokal untuk memastikan pasokan yang berkelanjutan.
Manfaat utama penggunaan biodiesel bagi KAI antara lain:
- Penurunan emisi CO₂ sebesar 3‑4% per kilometer perjalanan.
- Pengurangan biaya bahan bakar jangka panjang karena biodiesel bersumber dari bahan baku domestik.
- Peningkatan citra perusahaan sebagai pelaku transportasi hijau.
Berikut proyeksi konsumsi biodiesel KAI dalam lima tahun ke depan:
| Tahun | Volume Biodiesel (liter) |
|---|---|
| 2023 | 0 |
| 2024 | 1,200,000 |
| 2025 | 3,500,000 |
| 2026 | 5,800,000 |
| 2027 | 8,000,000 |
Ke depan, KAI berencana memperluas portofolio energi terbarukan dengan mengeksplorasi penggunaan tenaga listrik berbasis energi surya pada stasiun dan fasilitas pendukung. Sinergi antara sektor transportasi dan energi diharapkan dapat mempercepat transisi Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.




