Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Dalam rangka memperkuat hubungan pertahanan dan kerja sama maritim antara Belanda dan Indonesia, kapal perang kelas frigate HNLMS De Ruyter mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada minggu ini. Kapal tersebut dipandu oleh kapal tunda setempat hingga bersandar di Dermaga Jamrud Utara, menandai kedatangan pertama kapal militer Belanda di pelabuhan ini dalam beberapa tahun terakhir.
HNLMS De Ruyter merupakan kapal fregat multi-peran milik Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Koninklijke Marine). Berikut beberapa spesifikasi utama kapal tersebut:
- Disusun: 2002
- Panjang: 144 meter
- Displacement: sekitar 6.400 ton
- Persenjataan utama: Meriam 76 mm, sistem rudal anti-pesawat dan anti-kapal
- Kapabilitas: Operasi anti‑submarine, udara, serta dukungan udara jarak jauh
Kedatangan HNLMS De Ruyter di Surabaya diharapkan menjadi momentum untuk memperdalam dialog pertahanan, termasuk diskusi mengenai keamanan perairan Selat Malaka dan upaya bersama melawan kejahatan lintas batas di laut. Pihak Angkatan Laut Indonesia (TNI‑AL) menyiapkan tim penyambutan, sekaligus melakukan inspeksi keamanan standar internasional sebelum kapal diberi izin berlabuh.
Selama singgah, delegasi militer Belanda diperkirakan akan melakukan pertemuan dengan pejabat TNI‑AL, serta mengunjungi fasilitas pelabuhan dan industri maritim setempat. Kegiatan tersebut mencakup pertukaran pengetahuan teknis, pelatihan bersama, serta pembahasan kemungkinan kerja sama dalam program modernisasi armada.
Pengunjung lokal dan warga Surabaya dapat menyaksikan kapal perang berlabuh dari area publik pelabuhan, menjadikan momen ini tidak hanya penting secara diplomatik, tetapi juga menambah rasa kebanggaan terhadap peran strategis Surabaya sebagai gerbang maritim Indonesia.




